Profil Pendidikan

Misi pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD salah satunya "Mewujudkan Aksesibilitas dan Kualitas Pelayanan Pendidikan, Kesehatan dan Kebutuhan lainnyaā€¯. Tolak ukur keberhasilan pembangunan bidang pendidikan dapat dilihat dari beberapa indikator tersebut antara lain Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Murni (APM) dan Angka Putus Sekolah (APS), Rata- rata Lama sekolah (RLS), Angka Harapan Sekolah (HLS) dan Indeks Pendidikan.


Realisasi Indikator Urusan Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2013-2019

No Uraian TAHUN
2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
1 APK (%)
- SD/MI/Paket A 104.93 108.26 103.03 103.63 106.57 103.33 102.82
- SMP/MTs/ Paket B 103.26 97.99 101.14 106.2 107.15 104.64 105.24
- SMA/SMK/MA/ Paket C 76.71 70.25 88.32 88.87 95.90 98.68
2 APM (%)
- SD/MI 98.48 99.65 99.38 99.21 97.19 99.11 99.99
- SMP/MTs 88.64 73.73 88.76 92.12 93.01 89.21 91.13
- SMA/SMK/MA 60.81 51.20 68.91 69.38 78.69 78.71
3 APS (%)
- SD/MI 99.48 99.65 99.38 99.21 100 101.8 102.65
- SMP/MTs 94.57 96.55 95.33 95.74 96.97 100.49 100.01
- SMA/SMK/MA 66.75 77.17 67.92 74.23 78.69 85.84
4 Angka Melek Huruf (%) 97.24 100 99.74 99.14 99.23 99.31 99.02

Sumber: Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2019

1. Angka Partisipasi Kasar (APK)

Dari Tabel diatas, nilai APK bisa lebih dari 100%. Hal ini disebabkan karena jumlah murid yang bersekolah pada jenjang pendidikan tertentu mencakup anak berusia di luar batas usia sekolah pada jenjang pendidikan yang bersangkutan. Sebagai contoh, banyak anak-anak usia diatas 15 tahun, tetapi masih sekolah di tingkat SMP atau juga banyak anak-anak yang belum berusia 12 tahun tetapi telah masuk SMP. Adapun capaian kinerja indikator Angka Partisipasi Kasar (APK) Tahun 2013-2019 pada jenjang pendidikan SD/MI mengalami kondisi yang fluktuatif, yaitu terjadi kenaikan pada tahun 2013-2014 dan kemudian mengalami penurunan pada tahun berikutnya. Pada tahun 2019 APK SD/MI sebesar 102,82 yang berarti pada tahun 2019 terdapat penduduk di luar usia 7-12 tahun yang masih bersekolah pada jenjang SD/MI. Untuk capaian pada jenjang SMP/MTS dari tahun 2013-2019 cenderung stabil, namun mengalami penurunan di bawah 100 % pada tahun 2014 yaitu sebesar 97,99 yang berarti pada tahun 2014 jumlah murid SMP/MTS merupakan penduduk yang berusia antara 13-15 tahun, dan kemudian mengalami kenaikan pada tahun 2019 yang melebihi 100 % yaitu 105,24 yang berarti masih banyak penduduk diluar usia 13-15 tahun yang bersekolah pada jenjang SPM/MTS, dan APK pada jenjang SMA/SMK/MA/Paket C mengalami peningkatan pada Tahun 2013-2018 yaitu sebesar 98,68 pada Tahun 2018.

2. Angka Partisipasi Murni (APM)

Capaian kinerja indikator APM pada jenjang pendidikan SD/MI tahun 2013-2019 cenderung stabil. Pada tahun 2019 mencapai 99,99 %, angka tersebut merupakan capaian tertinggi dari tahun 2013-2019 yang berarti sebesar 99,99 % penduduk usia 7-12 tahun bersekolah pada jenjang SD/MI. Pada jenjang pendidikan SMP/MTs capaian APM pada tahun 2013-2019 cenderung fluktuatif. Capaian tertinggi pada tahun 2017 yaitu 93,01dan capaian terendah pada tahun 2014 sebesar 73,73%, untuk capaian APM tahun 2019 sebesar 91,13% yang berarti sebanyak 91,13% penduduk usia 13-15 tahun bersekolah pada jenjang SMP/MTS.

3. Angka Harapan Lama Sekolah (HLS)

Angka Harapan Lama Sekolah didefinisikan lamanya sekolah (dalam tahun) yang diharapkan akan dirasakan oleh anak pada umur tertentu di masa mendatang. Diasumsikan bahwa peluang anak tersebut akan tetap bersekolah pada umur-umur berikutnya sama dengan peluang penduduk yang bersekolah per jumlah penduduk untuk umur yang sama saat ini. Angka Harapan Lama Sekolah dihitung untuk penduduk berusia 7 tahun ke atas. HLS dapat digunakan untuk mengetahui kondisi pembangunan sistem pendidikan di berbagai jenjang yang ditunjukkan dalam bentuk lamanya pendidikan (dalam tahun) yang diharapkan dapat dicapai oleh setiap anak.

Tahun (%)
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019*
11.04 11.22 11.25 11.39 11.81 12.20 12.55 12.68 12.69 12.27

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (*Proyeksi)

Dari tabel diatas, dapat dilihat perkembangan angka harapan lama sekolah (HLS) Kabupaten Banyuwangi dari Tahun 2010-2018 terus meningkat, dan pada tahun 2019 Angka Harapan Lama Sekolah menurun menjadi 12.27 % tahun.

4. Angka Rata-rata Lama Sekolah (RLS)

Rata-rata Lama Sekolah didefinisikan sebagai jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal. Diasumsikan bahwa dalam kondisi normal rata-rata lama sekolah suatu wilayah tidak akan turun. Cakupan penduduk yang dihitung dalam penghitungan rata-rata lama sekolah adalah penduduk berusia 25 tahun ke atas. Dan pada tahun 2019 angka rata-rata lama sekolah naik menjadi 7,13 tahun.

Tahun (%)
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019*
6.38 6.53 6.68 6.84 6.87 6.88 6.93 7.11 7.12 7.13

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (*Proyeksi)

5. Indeks Pendidikan

Indeks pendidikan di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2019 sebesar 0,60. Untuk indeks Pendidikan Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2018 masih dibawah Provinsi Jawa Timur yaitu 0,61.

Tahun (%)
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019*
0.52 0.53 0.54 0.54 0.56 0.57 0.58 0.59 0.59 0.59

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (*Proyeksi)