Wakil Gubernur Sumut Boyong Tiga Kepala Daerahnya ke Banyuwangi

BANYUWANGI – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah memboyong tiga kepala daerah di wilayahnya ke Banyuwangi. Rombongan ini datang ke Banyuwangi untuk melihat praktek pengelolaan pariwisata daerah salah satunya. Rombongan tersebut di antaranya adalah Bupati Serdang Bedagai – Soekirman, Bupati Labuhan Batu Utara – Kharuddin Syah Sitorus, Wakil Bupati Karo – Cory Sriwati Sebayang, juga Sekretaris Daerah Langkat, Indra Salahuddin. Selain itu, juga turut dalam rombongan ada 30 kepala SKPD. Wagub Musa mengatakan kedatangannya ke Banyuwangi untuk melihat bagaimana membangun sektor pariwisatanya. Musa mengaku ingin mengembangkan lebih jauh Danau Toba menjadi destinasi yang lebih menarik. "Kami punya Danau Toba yang telah jadi destinasi prioritas nasional. Kami ingin Danau Toba lebih banyak dikunjungi wisatawan, untuk itu kami datang ke Banyuwangi untuk tahu bagaimana kiat Banyuwangi mendulang wisatawan" ujar Wagub Musa, Selasa (22/10/2019). Sekedar diketahui, kunjungan wisatawan nusantara ke Banyuwangi pada 2010, kini 2018 menjadi 5,2 juta orang. Sementara pelancong asing meningkat dari yang 16,9 ribu (2010) melonjak menjadi 127,4 ribu (2018). Ditambahkan dia, Sumut memiliki banyak potensi pariwisata, namun belum dikelola optimal. Musa ingin agar potensi obyek wisata tersebut bisa dikembangkan layaknya Banyuwangi mengembangkan destinasi wisatanya. "Kami lihat di Banyuwangi banyak tumbuh destinasi wisata baru sepanjang tahun, namun destinasi utama tetap terjaga. Dari sisi atraksinya juga berkembang lewat agenda wisata Banyuwangi Festival. Di sini pun Aparatur Sipil Negara (ASN) juga diajak untuk mengelola event. Kami ingin belajar soal itu," tambahnya. Rombongan tersebut berada di Banyuwangi selama dua hari, Senin – Selasa (21 – 22 Oktober). Mereka mengunjungi sejumlah obyek wisata Banyuwangi, seperti Pantai Pulau Merah. Tak ketinggalan, mereka juga mengunjungi Lounge Pelayanan Publik dan Mal Pelayanan Publik. Wagub Musa juga bertemu dengan Bupati Abdullah Azwar Anas di Pendopo, Senin malam (21/10/2019). Dalam kesempatan itu, Musa juga ingin belajar bagaimana daerah bisa mendapatkan manfaat dari pengelolaan tambang swasta. “Di tempat kami juga ada dua tambang emas. Kami ingin tahu lebih jauh bagaimana Banyuwangi bisa mendapatkan golden share dari adanya tambang tersebut,” kata Musa. Sementara itu, Bupati Anas menjelaskan bahwa golden share yang didapatkan Banyuwangi dimasukkan dalam APBD. “Kami memilih untuk memasukkannya ke APBD. Supaya terpantau semua oleh rakyat. Nantinya kalau mau mencairkan, rakyat lewat DPRD bisa ikut mengkontrol," jelas Anas. (*)