Wabup Yusuf Buka Rakor Program Kerja Tahunan Inspektorat

BANYUWANGI -  Dalam rangka menunjang kinerjanya lebih optimal,  Inspektorat Kabupaten Banyuwangi menggelar Rakor Pembahasan Program Kerja Tahunan (PKPT) 2020. Rakor yang digelar di Hotel Santika, Jumat (20/12/2019) dibuka Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko.  

PKPT merupakan upaya untuk meningkatkan efesiensi dan efektivitas pelaksanaan pengawasan dalam mendukung capaian kinerja inspektorat serta sebagai dasar untuk menilai atau mengevaluasi kinerja pejabat fungsional auditor dalam melaksanakan kegiatan pengawasan.

Rakor tersebut diikuti 57 Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Dalam kesempatan ini Wabup Yusuf  mengharapkan APIP di lingkungan inspektorat mampu mendeteksi dini (early warning system) atas potensi terjadinya masalah tata kelola keuangan daerah, mengingat tantangan ke depan semakin berat.

“Kami berharap APIP berusaha meningkatkan kualitasnya, sehingga tugas-tugas pengawasan mampu dilaksanakan dengan baik, tepat dan cepat, akuntabel dan profesional. Inspektorat juga harus mulai melakukan deteksi mana SKPD yang perlu mendapat pembinaan masalah tata kelola,” kata Wabup.

Wabup berharap APIP mampu meningkatkan profesionalisme, sehingga mampu menjaga independensi dan menjadi tauladan bagi instansi pemerintah yang lain dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

“Agar bisa sinkron dan detail, inspektorat harus  koordinasi internal dan eksternal serta komunikasi harmonis dan kerja sama dengan seluruh SKPD. Meski sumber daya manusia (SDM)-nya terbatas, namun tetaplah bersemangat melakukan tugas dan fungsinya sebagai pengawas,” katanya.  

Wabup berharap kinerja inspektorat terus dipacu seiring dengan prestasi pemkab di sektor tata kelola keuangan daerah. Menurut Wabup, inspektorat sangat berperan dalam  mengantarkan prestasi pemerintah. Di antaranya Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Banyuwangi dengan nilai A, sejak tahun 2017. Opini WTP dari BPK sebanyak tujuh kali berturut-turut.

“Saya harapkan dengan capaian ini, inspektorat terus memacu kinerjanya,” pungkas Yusuf. (*)