Universitas Muhammadiyah Jember Tertarik Kerjasama dengan Pemkab Banyuwangi


BANYUWANGI - Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ) tertarik untuk bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Hal itu diungkapkan Rektor UMJ, Dr Hanafi saat diterima Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di pendopo kabupaten, Rabu (2/9/2020)

Dikatakan Hanafi, kemajuan dan prestasi yang diraih Banyuwangi menggerakkan timnya untuk datang ke Banyuwangi.

"Kami ingin bekerjasama mengembangkan keilmuan yang ada. Seiring dengan permintaan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar perguruan tinggi bisa menjalin kerjasama dengan  pemkab di sekitar kampus. Adanya kurikulum merdeka ini
menuntut agar perguruan tinggi bisa bermanfaat untuk sekitarnya," tambah Hanafi.
"Kami ingin menjajaki peluang apa saja yang bisa dikerjasamakan dengan Pemkab Banyuwangi. Harapan kami UMJ bisa bekerjasama dengan beberapa pihak, baik pemkab maupun masyarakat. Karena kami perlu mitra untuk mengembangkan diri, di samping kita ada program pengabdian masyarakat yang mensyaratkan kita harus turun langsung ke  masyarakat," ujar Hanafi.

Bupati Anas menyambut baik kunjungan tersebut. "Pemkab Banyuwangi dengan tangan terbuka menerima bapak ibu sekalian. Selama ini kami mengembangkan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi dan institusi-institusi lainnya, di antaranya dengan Universitas Indonesia (UI) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)," beber Anas. 

"Kampus bisa  menjadi lembaga yang penting untuk mendorong bagaimana target program pemkab bisa lebih terinci dan tercapai," ujar Anas.

Anas kemudian mencontohkan bentuk kerjasama dengan perguruan tinggi dalam penelitian soal  kemiskinan di Banyuwangi. Berkat kerjasama tersebut, Banyuwangi berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 20,4 persen menjadi 7,5 persen.
"Kita akan pelajari lebih lanjut, apa yang bisa kita kerjasamakan dengan UMJ. Intinya pemkab menerima dengan senang hati maksud baik dari UMJ," tandas Anas.
Tim UMJ ini terdiri atas 25 orang, antara lain  Pembantu Rektor (PR) I, II, III, dan para dekan. Serta Direktur Pasca Sarjana, Kepala Lembaga Penelitian, dan Ketua Lembaga Internasional. (*)