Tinjau Lapang Lomba Desa dan Kelurahan Provinsi Jatim

Banyuwangi – Pagi ini (21/6), berlangsung tinjau lapang untuk membuktikan keunggulan  Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Banyuwangi yang dilakukan oleh tim penilai lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Jawa Timur. Hal tersebut dilakukan  karena sebelumnya Kelurahan Tamanbaru berhasil masuk 4 besar pemenang lomba, menyisihkan 20 kelurahan dan 24 desa, se Provinsi Jawa Timur. Kemenangan tersebut didapatkan setelah Kelurahan  Tamanbaru berhasil mempresentasikan keunggulan wilayahnya yang dijabarkan dalam 8 indikator penilaian lomba, di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur pada 14 Juni lalu.

Menurut ketua tim penilai lomba, Totok Suharto, 8 indikator yang dijadikan penilaian lomba mencerminkan hakekat kebutuhan masyarakat. Karena itu, menurutnya, tujuan diadakannya lomba ini bukanlah untuk mencari pemenang.  “ Kami berharap dengan adanya lomba ini, desa dan kelurahan bisa meningkatkan perannya dalam melayani masyarakat. Karena kelurahan dan desa adalah tangan pertama Pemerintah Kota ataupun Kabupaten dalam hal pelayanan,” ungkapnya. Ia melanjutkan penilaian ini akan menjadi acuan untuk menentukan satu kelurahan atau desa yang akan mewakili Jawa Timur dalam lomba serupa di tingkat nasional.

Delapan indikator yang menjadi keunggulan Kelurahan Tamanbaru pertama adalah bidang pendidikan.  Kelurahan Tamanbaru punya sarana pendidikan lengkap mulai PAUD hingga Perguruan Tinggi. Kedua di Bidang Kesehatan Masyarakat, keunggulan Tamanbaru pada indikator ini bisa dilihat dari adanya Pos Kesehatan Kelurahan (Poskekel) lengkap dengan tenaga kesehatan memadai dan mobil siaga. Selanjutnya keunggulan pada Bidang Ekonomi Masyarakat ditandai dengan suburnya usaha-usaha masyarakat berupa tempat kursus, tempat kos, laundry, rumah makan dan usaha lainnya yang mendongkrak tingkat ekonomi masyarakat. Pada Bidang Keamanan dan ketertiban unggul dengan adanya pengamanan swakarsa dari masyarakat. Selanjutnya bidang Partisipasi masyarakat, ditandai dengan kegiatan jumat bersih yang rutin dilakukan masyarakat. Selain itu masyarakat Tamanbaru juga secara swadaya  memprakarsai lokasi pemakaman umum. Dibidang pemerintahan, Kelurahan Tamanbaru unggul karena adanya pelayanan satu pintu sehingga mampu memberikan pelayanan cepat, tepat dan akuntabel pada masyarakat. Terakhir indikator Bidang Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga unggul karena PKK Kelurahan Tamanbaru berhasil menghimpun masyarakat untuk membuat produk olahan khas Banyuwangi yang pemasarannya sampai Pulau Bali.

Sementara itu Bupati Banyuwangi melalui Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, memberikan dukungannya kepada Kelurahan Tamanbaru agar terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Bupati juga berharap Kelurahan Tamanbaru bisa menjadi teladan bagi semua kelurahan dan desa di Kabupaten Banyuwangi. Hadir pada acara tersebut tim penilai lomba, Ketua Penggerak Tim PKK dan anggota PKK kelurahan Tamanbaruserta unsur pejabat Pemkab Banyuwangi.   (Humas)