Pemkab Gelar Workshop Penyusunan Renstra dan Renja

BANYUWANGI  – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengadakan Workshop Penyusunan Rencana Strategis ( Renstra ) SKPD 2010 – 2015  dan Rencana Kerja ( Renja )  SKPD 2012, selama dua hari Kamis (27/7) dan Jum'at( 28/7 ). Bertempat di Aula Rempeg Jogopati, Setda Kabupaten Banyuwangi, workshop ini diadakan sebagai tindak lanjut disahkannya RPJMD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010 – 2015 dalam Perda nomor 7 tahun 2011.

Dalam workshop yang diikuti seluruh SKPD ini, peserta dibimbing cara menyusun dengan benar renstra dan renja , yang langsung dipandu instruktur dari Universitas Brawijaya, Malang. Dalam pengantarnya, Drs. M. Khuzaini SE,ME, menyampaikan bahwa di daerah manapun kualitas renstra dan renja hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja, sehingga pembuatannya hanya dengan meng- copy paste dari renstra dan renja  sebelumnya.  Padahal, kata dia, renstra ini merupakan penjabaran visi misi dari RPJMD. "Kepala Daerah terpilih harus menyusun RPJMD yang didalamnya menjabarkan visi misinya selama 5 tahun. Target-target yang ditulis didalamnya tidak akan tercapai dengan baik apabila renstra dan renja masing-masing SKPD tidak menunjang. Karena itulah workshop ini diadakan untuk belajar lebih jauh menyusun dengan benar renstra dan renja tersebut, ” jelas Khuzaini.

Sementara Sekkab Drs. Ec. H. Sukandi MM, yang membuka acara workshop tersebut juga menegaskan kepada peserta yang semua kepala satker, mulai tahun 2012 setiap SKPD harus berlari dan memacu kinerja, dengan fokus pada percepatan pembangunan daerah, pencapaian target pertumbuhan ekonomi, perluasan lapangan kerja, dan penurunan kemiskinan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekkab juga mengatakan, betapa pentingnya sinergi antara perencanaan dan evaluasi, dimana laporan akuntabilitas instansi pemerintah (LAKIP) harus dijadikan instrumen evaluasi kebijakan sehingga pada tahun berikutnya menjadi lebih baik, bukan hanya menjadi rutinitas yang disusun setiap akhir tahun. (HUMAS)