Tiga Konsep Musik Akan Kolaborasi Iringi BEC

BANYUWANGI – Perhelatan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang tinggal selangkah lagi, benar-benar membuat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Tak ketinggalan musik yang akan mengiringi BEC juga telah dipersiapkan. Ada tiga konsep musik yang akan mengiringi pergelaran BEC nanti, musik gandrung yang identik dengan gendang, musik kundaran dengan rebana dan musik damarwulan dengan jangernya.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Suprayogi konsep musik nanti yang disuguhkan sifatnya live. “Jadi musik-musik yang akan mengiringi nanti live tidak berupa CD musik. Musiknya nanti juga akan digabung dengan musik-musik yang lain tetapi masih ada  gandrungnya, kundaran dan jangernya, “papar Suprayogi.

Untuk menyajikan perpaduan musik tersebut pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengkolaborasikan lima sanggar seni. Yakni, sanggar Sastra Jingga, sanggar Sastra Dewa, sanggar Madya Utama, sanggar Arum Semi, sanggar Sayu Gringsing, dan sanggar Sidopekso. Seluruh sanggar tersebut merupakan sanggar yang sering tampil di tingkat nasional dan asli Banyuwangi. “Meskipun sanggar yang bergabung sudah sering menampilkan musik di acara bertaraf nasional namun kita tidak main – main di acara BEC kali ini. Jumlah pemain musik yang akan disiapkan sekitar 50 orang  dan akan menyajikan tiga konsep secara berurutan yaitu gandrung,kundaran dan damarwulan,” terang Sahuni, penggarap musik BEC. (Humas)