Temu Ulama' dan Umaro' Demi Kesuksesan Banyuwangi Di Masa Mendatang

Banyuwangi – Graha K-Link yang berlokasi di jalan Gajah Mada Rabu pagi (20/4) sejak pukul  8 pagi dipenuhi oleh para ulama  dan para penyelenggara  pemerintahan. Acara diawali dengan dinyanyikannya lagu  kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama oleh para hadirin. Acara yang bertajuk Halaqoh / Sarasehan Peningkatan Ukhuwah Islamiyah Di Kalangan Ulama dan Umaro’ Kabupaten Banyuwangi itu secara khusus dihadiri dan dibuka oleh Bupati Banyuwangi, H. Abdullah Aswar Anas, MSi.

Bupati menyampaikan  banyak hal terkait pentingnya kerjasama pemerintah dan ulama. Beliau berharap tidak ada lagi kesenjangan informasi antara jajaran pemerintah dengan para ulama.” Kegiatan ini ditujukan untuk menjembatani kepentingan pemerintah daerah dan ulama. Atas kerjasama ini persepsi investasi di Banyuwangi meningkat dengan tajam,”ujar Bupati Anas.

Dalam acara yang diikuti  oleh lebih dari 200 peserta yang berasal dari para pimpinan pondok pesantren , MUI, RMI, NU, LDII, Muslimat, Fatayat, Aisyiah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Tim Penggerak PKK,  beberapa Satker, MUSPIDA, Kantor Kementrian Agama,  KAPOLRES, dan DANDIM itu, Bupati  juga menyampaikan  terobosan yang dilakukan Pemkab terkait program pembangunan, yaitu membangun Banyuwangi yang sejahtera, mandiri dan berakhlak mulia. Hal pokok yang akan ditangani dengan serius adalah pengentasan kemiskinan dan dibukanya beberapa lapangan pekerjaan berskala besar yang mampu meraup banyak tenaga kerja.

Hadir sebagai narasumber antara lain Kajari Banyuwangi, Heri Jerman, SH,MH, Rektor Untag Banyuwangi, Sugihartoyo, dan KH. Masykur Ali. Para Nara Sumber meyampaikan makalahnya terkait kapasitas masing-masing dalam masyarakat. Heri Jerman selaku Kajari Banyuwangi mengupas tuntas tentang tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai pemimpin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sugihartoyo sebagai praktisi pendidikan  mengajak untuk membangun  kesadaran kolektif membangun karakter bangsa, dan sebagai gongnya Implementasi Komunikasi ulama dan umaro’ menuju Banyuwangi lebih baik disampaikan oleh KH. Masykur Ali.

Sebelum acara diakhiri, Bupati Anas juga menyampaikan beberapa program untuk rakyat kecil diantaranya KUR dan Resi Gudang yang tentu saja tujuannya supaya masyarakat akar rumput (grass root) bisa memanfaatkan semaksimal mungkin program tersebut.(HUMAS)