Sosialisasi PPLS 2011

Banyuwangi - Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011 akan dilaksanakan pertengahan Juli sampai Agustus oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Untuk memberikan pemahaman mengenai proses dan mekanisme pelaksanaan PPLS tersebut, BPS Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan Sosialisasi PPLS 2011, di aula Rempeg Jogopati, Pemkab Banyuwangi, selasa (12/7).

Pelaksanaan PPLS 2011 penting dilakukan untuk memutakhirkan basis data terpadu rumah tangga menengah kebawah Indonesia. Yaitu rumah tangga dengan kondisi sosial ekonomi terbawah, berdasarkan nama dan alamat. Menurut Kepala BPS Kabupaten Banyuwangi, Ir. Muhamad Wahyudi, yang bertindak sebagai narasumber, PPLS akan digunakan sebagai data tunggal yang dipakai oleh pemerintah baik pusat maupun daerah untuk merancang program peningkatan kesejahteraan rumah tangga menengah kebawah. “ Sebelumnya data PPLS tahun 2008 telah digunakan pemerintah untuk berbagai program perlindungan sosial, seperti Jamkesmas, Program Keluarga Harapan, raskin, PNPM Mandiri dan lain-lain,” terang Wahyudi.

Sementara itu Kepala Bapeda, Ir. H. Karti Utami, mengharapkan agar data PPLS tidak hanya terdiri atas nama dan alamat rumah tangga miskin. Namun dilengkapi dengan indikator yang masuk dalam penentuan rumah tangga miskin tersebut. “ Kejelasan indikator kemiskinan yang dipakai pada sebuah rumah tangga akan mempermudah dan memperjelas intervensi yang diambil,” ungkap Karti. Lebih lanjut Karti juga berharap agar latar belakang rumah tangga yang lebih lengkap dari data PPLS bisa diakses. Seperti tingkat pendidikan dan kesehatan, foto anggota rumah tangga, status kepemilikan bangunan dan lahan, ketrampilan yang dimiliki sampai bantuan yang dibutuhkan. 

Ketua Komisi 1 DPRD kabupaten Banyuwangi, M. Bagus Sudarmaja juga memberikan pandanganya atas proses PPLS yang akan dilaksanakan. Bagus berharap agar keakuratan data diutamakan oleh petugas pendata. “ Karena data ini akan digunakan untuk mengentaskan kemiskinan, jadi data harus benar-benar akurat dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh," ujar Bagus.

Beberapa Camat yang hadir mengharapkan agar proses PPLS melibatkan pihak Kecamatan dan pengurus wilayah setempat seperti ketua RT. Karena merekalah yang paling mengetahui penduduk miskin yang ada didaerahnya. “ Agar program pemerintah yang diberikan tepat sasaran dan efektif,” ujar Camat Muncar, Isa Ansori.

Sosialisasi tersebut sebelumnya dibuka oleh Wakil Bupati Yusuf Widiatmoko dan dihadiri oleh kepala dinas dan instansi vertikal di Kabupaten Banyuwangi, para Camat dan SKPD terkait. (Humas)