Signifikan Naikkan PAD, Bupati Tambah Modal ke Bank Jatim

BANYUWANGI – Peningkatan penyertaan modal sebesar tiga puluh empat milyar rupiah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kepada Bank Jatim, dipastikan akan berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Hal itu diungkapkan Bupati Abdullah Azwar Anas menanggapi pandangan umum (PU) Fraksi Demokrat, terhadap Raperda Penyertaan Modal Daerah Pada Pihak Ketiga, saat Rapat Paripurna di gedung DPRD (8/12). Selain Raperda tersebut, Bupati Anas juga memberikan jawaban atas PU Fraksi terhadap raperda pendirian perusahaan daerah perhotelan dan raperda perubahan peraturan daerah nomor 2 tahun 1988 tentang pendirian Perusahaan Daerah Aneka Usaha Blambangan.

Peningkatan PAD tersebut, menurut Bupati dapat dilihat dari kontribusi penyertaan modal daerah pada pihak ketiga terhadap PAD pada tahun-tahun sebelumnya. Dicontohkan Bupati, penyertaan modal pada tahun 2010 menyumbangkan deviden pada PAD sebesar 7,70 persen.  “ Kenaikan tersebut akan berdampak positif meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan alokasi belanja yang menggunakan APBD untuk kegiatan pembangunan, terutama terhadap program pengentasan kemiskinan yang menjadi salah satu skala prioritas pembangunan kabupaten Banyuwangi ke depan,” terang Bupati Anas.  Jawaban senada juga disampaikan Bupati Anas kepada Fraksi Gerindra yang menginginkan adanya peningkatan PAD dengan bertambahnya jumlah penyertaan modal. Untuk itu, Bupati berharap agar fraksi-fraksi tidak perlu ragu dengan manfaat peningkatan penyertaan modal kepada Bank Jatim.

Sementara itu keinginan Fraksi PKNU adanya restrukturisasi dan revitalisasi manajemen maupun jenis usaha pada Hotel Wisma Blambangan, dalam PU terhadap raperda pendirian perusahaan daerah perhotelan kabupaten Banyuwangi, Bupati menyatakan setuju. “ Eksekutif sependapat dan menyampaikan terima kasih atas dukungan fraksi yang terhormat, karena hal tersebut akan mendorong perusahaan daerah untuk tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan yang profesional dan kompetitif,” ungkap Bupati. (Humas dan Protokol)