Selama Berlangsung BEC 2011, Transaksi Tembus Rp 4 Miliar

BANYUWANGI – Prediksi Bupati Abdullah Azwar Anas, akan ada multiplier effect dari kegiatan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), bahkan transaksi ekonomi bisa tembus Rp 4 miliar tidak meleset. Terbukti, dalam dua hari saja transaksi dari kegiatan ekonomi kreatif di sekitar BEC mampu menembus angka Rp 4 miliar. Transaksi Rp 4 miliar tersebut, kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Banyuwangi, Ikrori Hudanto , berasal dari beberapa kegiatan yang dilakukan masyarakat. Mulai pedagang, penjual jasa hingga persewaan lahan parkir.

Dampak ekonomi yang dirasakan, kata Ikrori, bukan hanya masyarakat yang melakukan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi BEC saja. Namun masyarakat wilayah Banyuwangi secara keseluruhan. “ Karena dengan kegiatan BEC semua yang berbau ekonomi kreatif baik, penjual jasa atau yang lain bisa mendatangkan rupiah,” ujarnya.

Meski baru kali pertama di gelar, kata Ikrori, BEC mulai menjadi pemicu munculnya kegiatan ekonomi kreatif masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, merangsang kreatifitas baru masyarakat untuk memunculkan kegiatan ekonomi. “Walau belum berdampak besar namun efek dari kegiatan BEC sudah bisa dirasakan para pelaku ekonomi kecil dan menengah,” terang Ikrori.

Ke depan BEC diharapkan menjadi awal munculnya industri pariwisata di Banyuwangi. “Kalau BEC tumbuh menjadi industri pariwisata maka akan sangat berpengaruh besar untuk pelaku ekonomi kecil dan menengah. “Kita akan terus meningkatkan ekonomi kecil dan menengah,” ujar Ikrori. (Humas dan Protokol)