Sekda Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Propinsi Jatim Ke 66

BANYUWANGI – Propinsi Jawa Timur hari ini tengah memperingati hari jadinya yang ke-66. Tidak ketinggalan Kabupaten Banyuwangi juga ikut merayakan Hari Jadi tersebut dengan melakukan upacara yang dipimpin oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Sukandi, di Halaman Kantor Pemkab, Rabu (12/10). Upacara tersebut dihadiri Ketua Dewan Perwakiln Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta seluruh komponen pejabat dan staf Pemkab Banyuwangi. Dalam amanatnya, Sekda Sukandi menyampaikan sambutan dari Gubernur Jawa Timur , Soekarwo, yang juga dibacakan pada upacara peringatan Hari Jadi di seluruh kabupaten yang ada di Jatim, pada hari ini. Gubernur menyampaikan kalau penentuan tanggal 12 Oktober sebagai hari jadi Propinsi Jatim karena pada tanggal itulah Gubernur Jatim pertama, R.M.T. Soerjo, mulai menjalankan tugasnya. Setiap Gubernur yang pernah memimpin Jatim, kata Soekarwo, telah memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan propinsi dengan caranya masing-masing. Dicontohkan salah satunya adalah H. Imam Oetomo S. Ketika memimpin Jatim, Imam Oetomo menggunakan kebijakan pembangunan ekonomi dengan pembangunan infrastruktur pengungkit perekonomian serta mengusung Gerakan Terpadu Pengentasan Kemiskinan (gerdu taskin), pembangunan Jembatan Surabaya Madura (Suramadu), Jalan Lintas Selatan, dan jalan-jalan tol untuk memperluas akses transportasi masyarakat. Gubernur menyampaikan kalau pembangunan yang telah dilakukan oleh para pendahulu harus diteruskan, terutama pembangunan yang langsung menyentuh kepentingan rakyat kecil. “Dengan peringatan Hari Jadi Jatim, sepatutnya kita semua dapat meneladani sikap pantang menyerah, keteguhan pendirian, serta ketekunan dan keuletan para pendahulu untuk mencapai cita-cita bersama yakni mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang adil dan makmur,” ungkap Sekda mengakhiri pembacaan sambutan Gubernur. Usai Upacara, peringatan Hari Jadi Jatim kemudian dilanjutkan dengan acara tasyakuran oleh seluruh peserta upacara yang dilakukan di Masjid Babussalam Pemkab Banyuwangi. (Humas)