Rp 8,5 Miliar Untuk Guru TPA/TPQ

BANYUWANGI – Sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap  guru ngaji TPA/TPQ, Bupati Abdullah Azwar Anas, memberikan insentif kepada 16.617 guru TPA/TPQ se Kabupaten Banyuwangi. Tak tanggung-tanggung dana yang diberikan kepada guru TPA/TPQ tersebut sebesar Rp 8,5 miliar.

Penyerahan insentif secara simbolis diwakili Kecamatan Genteng oleh Bupati Abdullah Azwar Anas kepada lima perwakilan guru TPA/TPQ, di kantor Kecamatan Genteng, Selasa (23/8). Saat acara penyerahan, Bupati Anas menyampaikan terima kasih  kepada  para guru TPA/TPQ  karena telah berperan dalam membangun masyarakat Banyuwangi melalui pendidikan berakhlakul karimah.

Menurut Bupati, pekerjaan para guru ngaji tersebut sangat mulia karena merupakan pengabdian kepada Illahi sekaligus kepada masyarakat dan pemerintah. “ Saya yakin meskipun tidak diberikan insentif guru-guru ngaji tetap ikhlas dalam mengajar,” ucap Bupati yang disambut tawa semua yang hadir.

Ditambahkan Bupati, pendidikan berakhlakul karimah yang diberikan para guru ngaji tersebut sejalan dengan visi pemerintahannya yakni membangun masyarakat yang mandiri sejahtera dan berakhlak mulia. Pembangunan akhlak masyarakat menjadi ikatan kuat antara dirinya dengan para ulama di Banyuwangi sejak masih menjadi calon Bupati Banyuwangi hingga sekarang.  “ Membangun akhlak masyarakat Banyuwangi telah menjadi janji saya kepada para ulama dan kyai. Karena itu masalah akhlak ini akan terus saya kawal termasuk didalamnya masalah kesejahteraan guru-guru ngaji," janji Bupati diiringi tepuk tangan hadirin.

Selanjutnya, Bupati mengajak guru-guru ngaji untuk ikut menyebarkan informasi program pembangunan kepada masyarakat, khususnya pemberian beasiswa bagi siswa pandai yang tidak mampu  namun ingin melanjutkan jenjang sekolah yang lebih tinggi.” Pemkab menjamin anak-anak yang sangat pintar dan sangat miskin pasti disekolahkan oleh Pemkab sampai lulus,” tutur Bupati. (Humas)