Ratusan Budayawan dan Seniman Ikuti Sarasehan Wawasan Kebangsaan

BANYUWANGI – Ratusan budayawan dan seniman Banyuwangi berkumpul pada acara sarasehan wawasan kebangsaan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) di Hotel Ikhtiar Surya, Sabtu (8/10). Disampaikan oleh Kepala Bakesbangpolinmas, Drs. Abdullah, sarasehan ini diadakan untuk memberi  pengembangan wawasan tentang implementasi modernisasi budaya bagi budayawan dan seniman. Sarasehan dibuka oleh Wakil Bupati Yusuf Widiyatmoko.

Abdullah menyampaikan, budaya sebagai hasil cipta karsa manusia tidak bisa menghindar dari arus modernisasi, karena budaya selalu berkembang sejalan dengan manusia itu sendiri. “ Namun demikian kita harus mempertahankan nilai-nilai budaya lokal yang sesuai dengan kepribadian masyarakat Banyuwangi sekaligus bisa juga menerima transformasi budaya luar yang tidak bertentangan dengan nilai kearifan lokal,” ungkap Abdullah.

Dengan acara ini, menurut Abdullah diharapkan budayawan dan seniman mendapatkan pemahaman tentang proses modernisasi budaya. Budayawan dan seniman juga diharapkan bisa memberi dukungan dan masukan dalam membangun budaya Banyuwangi.

Sementara itu Wakil Bupati Yusuf Widiatmoko dalam sambutannya menyampaikan perlu adanya strategi pengembangan budaya untuk mempertahankan budaya itu sendiri. “ Diantaranya adalah pengelolaan budaya, mengemas produk budaya secara kretaif tanpa kehilangan jati diri, mengadakan festival budaya dengan melibatkan anak muda, penyebaran informasi budaya melalui media, serta membangun kemitraan antara seniman dan budayawan dengan pemerintah, akademisi tokoh agama dan tokoh masyarakat, “ papar Wabup.

Wabup berharap dengan kegiatan sarasehan ini akan menguatkan komitmen untuk melestarikan kesenian dan budaya Banyuwangi serta muncul pencerahan baru bagi kemajuan budaya Banyuwangi. (Humas & Protokol)