Puskesmas Mojopanggung Dinilai Tim Pelayanan Publik Percontohan Jatim

BANYUWANGI – Puskesmas Mojopanggung yang terletak di Kecamatan Giri Banyuwangi memperoleh kebanggaan karena berhasil masuk dalam penilaian Unit Pelayanan Publik Percontohan Jawa Timur, Kamis (27/10). Sebanyak 5 orang anggota tim penilai dari Propinsi Jatim langsung menuju ke Puskesmas Mojopanggung untuk pemotretan kondisi di lapangan. Tim penilai yang diketuai IGKD Aryo Winangun tersebut menyampaikan bahwa tujuan penilaian ini adalah sebagai apresiasi Propinsi Jatim untuk puskesmas - puskesmas di daerah-daerah yang telah menyelenggarakan pelayanan prima. “Dalam rangka agar semangat untuk berbuat lebih baik dan mempertahankan konsistensi peningkatan kualitas, maka diberikanlah apresiasi Propinsi Jatim ini dalam bentuk kompetisi antar Puskesmas,”tuturnya. Aryo juga menyampaikan kriteria penilaian antara lain mencakup bagaimana visi misi yang telah ditetapkan mampu mempengaruhi nilai pelayanan dan telah terimplementasikan. Juga apakah layanan di puskesmas tersebut sudah mampu meningkatkan kepuasan bagi masyarakat. Selain itu bagaimana kualitas SDM yang dimiliki juga berpengaruh. Optimalisasi peningkatan pelayanan dan inovasi-inovasi yang dilakukan mempunyai poin yang cukup menunjang dalam penilaian tersebut. Puskesmas Mojopanggung, dihadapan tim penilai, menjelaskan capaian-capaian mereka selama ini. Selain itu juga tim juga disuguhi slide selayang pandang Unit Kerja Puskesmas Mojopanggung. Puskesmas yang mempunyai motto “Pelayanan Sepenuh Hati” dan menerapkan slogan SEMEBYAR ( Semangat Melayani Orang Banyak) ini juga menampilkan program-program inovasi andalannya antara lain Paguyuban Senam Ceria yang disingkat Banser. Senam ini diikuti petugas puskesmas dan masyarakat, dan bertujuan untuk menjalin link. Berikutnya Info Pusara (Informasi Puskesmas Sayang Remaja), yaitu temu dan pelatihan kader yang diadakan di sekolah-sekolah di tingkat SMP dan SMA.Selain itu juga ada Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren), Kelompok Peduli Kesehatan (KPK), konseling gizi, penyuluhan narkoba untuk pelajar dan pemberian obat cacing secara rutin pada anak-anak TK/SD.(HUMAS & PROTOKOL)