Polres Gelar Rakor Operasi Lilin Semeru Jelang Natal dan Tahun Baru 2019

BANYUWANGI - Menjelang Peringatan Natal dan Tahun Baru 2019, Polres Banyuwangi menggelar rapat koordinasi (rakor) pengamanan 'Operasi Lilin Semeru 2019', di Ruang Rupatama Wira Pratama, Polres Banyuwangi, Selasa (18/12). Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Operasi lilin Semeru ini digelar untuk keamanan perayaan natal sekaligus antisipasi keramaian dan kemacetan arus lalu lintas di musim liburan sekolah dan puncaknya pada malam tahun baru.

Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi mengatakan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur dan Banyuwangi relatif aman dan kondusif. "Situasi Kamtibmas di Jatim dan Banyuwangi relatif aman dan kondusif. Tidak ada kerusuhan massa terkait suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), 3 pilar guyub dan rukun dengan masyarakat, tokoh agama serta tokoh masyarakat. Juga perekonomian berjalan dengan lancar," kata Taufik.

Taufik menyebut pengamanan secara menyeluruh akan dimulai pada Jumat (21/12) dan berakhir hingga Selasa (1/1). "Pengamanan akan berlangsung selama 12 hari, sejak 21 Desember sampai 1 Januari. Ini dilakukan bersamaan dengan mulai meningkatnya mobilitas di jalan-jalan protokol, tempat hiburan, pusat perbelanjaan, destinasi wisata, dan gereja-gereja," tuturnya.

Apel gelar pasukan, imbuh Taufik, akan dilaksanakan di Pelabuhan ASDP Ketapang pada Jumat (21/12) mendatang. Taufik menyebut ada 23 pos pengamanan, 1 pos pengamanan terpadu di ASDP Ketapang, dan 15 pos pelayanan. Di malam natal juga ada pengamanan di seluruh gereja di Banyuwangi. Dijelaskan Taufik, ada 1189 personil yang akan diterjunkan. Dari jumlah tersebut, 447 di antaranya adalah personil Polri, sedangkan 748 orang sisanya merupakan perbantuan dari berbagai instansi seperti TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, dan lain-lain.

Sementara itu, Bupati Anas, atas nama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyatakan terima kasihnya atas berbagai upaya yang dilakukan Polri. " Kami berterima kasih atas pemetaan yang dilakukan rekan-rekan kepolisian. Jumlah personil yang diturunkan bisa bertambah, seiring dengan potensi wisatawan yang datang ke Banyuwangi. Belum lagi kemacetan juga akan semakin tinggi seiring dengan banyaknya kunjungan ke Banyuwangi, " ujar Anas.

Selain itu, Anas pun menargetkan destinasi wisata juga harus bersih dan aman. "Destinasi wisata harus kita jaga agar lebih bersih dan aman. Target kami bukan hanya keamanan bagi siapa pun yang datang ke Banyuwangi, tapi juga kenyamanan," pungkasnya. (*)