Poliwangi Diharapkan Jadi Pusat Riset Pertanian

BANYUWANGI -  Di sebuah wilayah dengan sektor pertanian yang maju, lembaga perguruan tinggi setempat ternyata memiliki peran penting sebagai pusat riset pertanian di wilayah itu. Hal tersebut yang mendasari Bupati Abdullah Azwar Anas melakukan teleconference via skype, khusus dengan Rektor Politeknik Banyuwangi (POLIWANGI), di ruang kerja Bupati (6/10). Bupati Anas ingin menjadikan POLIWANGI sebagai basis riset penelitian di bidang pertanian di Kabupaten Banyuwangi.

Menurut Bupati Anas, dari pengalaman studi lapangan di beberapa negara bagian Amerika Serikat pada kegiatan kuliahnya di Harvard yang saat ini masih berlangsung, perguruan tinggi memiliki peran penting pada kemajuan sektor pertanian di wilayah itu. Perguruan tinggi berperan dalam mengkaji dan meneliti setiap potensi pertanian untuk memaksimalkan produksi maupun menekan berbagai macam kendalanya.  “ Saya minta POLIWANGI segera menindak lanjuti program ini kalau perlu jalin kerja sama dengan perguruan tinggi lain yang  concern pada  pertanian seperti IPB,” pinta Bupati.

Selain menjadi pusat riset, Bupati juga meminta Rektor Poliwangi mempersiapkan program studi Pertanian menjadi jurusan baru di Poliwangi. “ Kita tidak hanya memperhatikan program-program untuk memajukan pertanian tapi kita juga harus mempersiapkan sumber daya manusia yang handal di bidang pertanian,” tegas Bupati. Hal tersebut bisa dilakukan melalui jalur pendidikan di Poliwangi.

Selain Program Studi Pertanian, pada teleconference itu Bupati Anas juga meminta Rektor Poliwangi untuk membuka Program Studi Peternakan dan Program Studi  Pariwisata dan Perhotelan sebagai jurusan baru di Poliwangi. Karena Bupati juga menginginkan  Poliwangi menjadi pusat riset peternakan dan berperan menyiapkan SDM yang mumpuni untuk menyambut kemajuan pariwisata Banyuwangi kedepan.

“ Saya harap Poliwangi bisa segera berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk melakukan berbagai persiapan pembukaan jurusan baru ini,” cetus Bupati. Bahkan Bupati Anas juga meminta Rektor Poliwangi untuk mengambil tenaga ahli dari dinas-dinas tersebut sebagai dosen pengajar baik tetap maupun tidak tetap di bidang program studi yang akan dibuka.

Sementara itu, Rektor Poliwangi, Asmuji menyatakan kesiapannya atas permintaan Bupati menjadikan Poliwangi sebagai lembaga riset pertanian dan peternakan. Asmuji juga menyatakan siap melakukan langkah-langkah untuk pembukaan program studi baru yang diminta oleh Bupati. Bahkan ia merasa bangga dengan kepercayan Bupati Anas yang menjadikan Poliwangi sebagai pusat riset pertanian dan peternakan di Banyuwangi. “Poliwangi memang sangat berpotensi sebagi pusat riset karena disiplin ilmu kami yang bersifat aplikatif di masyarakat,” ungkap Asmuji. (Humas & Protokol)