Pimpin Apel Pagi, Bupati Anas Motivasi Para PNS

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Rabu (13/9),  memimpin apel pagi di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kesempatan itu tak disia-siakan orang nomor satu di Banyuwangi itu untuk terus memotivasi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemkab Banyuwangi, terutama dalam mempromosikan Banyuwangi ke dunia luar.

“Kita semua bisa jadi marketer bagi daerah. Tidak hanya menjual destinasi, tapi juga gagasan,” kata Anas.

Selain itu Anas juga mendorong agar setiap PNS punya mimpi yang harus diwujudkan. “Saya dulu pernah bermimpi, suatu saat di Bandara Soekarno Hatta Jakarta saya dengar pengumuman bahwa pesawat yang menerbangi Jakarta – Banyuwangi akan berangkat. Alhamdulillah sekarang mimpi itu terwujud. Ini menjadi bukti bahwa mimpi itu harus dikejar dengan kerja keras dan doa. Dan keduanya harus kita dorong dengan keyakinan kuat bahwa itu bisa tercapai,” tutur Anas di depan para peserta apel pagi.

Anas pun terus mengingatkan agar inovasi terus ditumbuhkan dan semua pekerjaan diselesaikan tepat pada waktunya. “Inovasi perlu terus ditumbuhkan agar kita tidak terhenti di titik yang itu saja. Dan yang terpenting, selesaikan pekerjaan tepat waktu dan jangan dibawa ke rumah agar tak menjadi beban," pesannya.

Anas mengaku, pihaknya juga tengah menyelesaikan pekerjaan rumah bagi Banyuwangi. Mulai dari Pantai Boom yang segera  resmi menjadi marina terbesar se-Asia Tenggara dan pembangunan rumah sakit tanpa kelas.

“Semua saya persembahkan untuk rakyat. Ini semua akan jadi legacy (warisan) bagi anak cucu kita. Selain marina, ada rumah sakit tanpa kelas yang akan segera kita wujudkan. Jika ini terwujud, maka ini akan jadi rumah sakit tanpa kelas pertama di Indonesia,” ujarnya.

Rumah sakit tanpa kelas yang dimaksud Anas, dibangun dengan lansekap yang indah. Di sana  semua pasien diperlakukan sama. Juga ada blok khusus yang dilengkapi dengan kantin, toilet, dan ruang inap bagi keluarga pasien.

“Ini semua diperuntukkan untuk rakyat. Termasuk program inovasi antar obat bagi orang miskin yang kami launching hari ini. Ini akan semakin mempermudah orang miskin, sehingga mereka  tidak perlu antre obat berlama-lama,” pungkas Anas. (*)