Pertunjukkan Seni dan Budaya Banyuwangi Culture Everyday Resmi Dimulai

Banyuwangi – Melestarikan seni dan budaya lokalnya, Banyuwangi menggelar Culture Everyday. Setiap hari dalam satu tahun ke depan, beragam atraksi seni dan tradisi masyarakat Banyuwangi ditampilkan di alun-alun kota, Taman Blambangan. Bakal menjadi tontonan menarik tersendiri bagi wisatawan yang melancong ke Banyuwangi. 

“Banyuwangi Culture Everyday akan menjadi atraksi wisata yang menarik bagi wisatawan. Setiap malam akan hadir beragam seni budaya lokal yang ditampilkan dengan menarik,” kata Bupati Abdullah Azwar Anas saat meluncurkan event tersebut Jumat malam (17/01/2019), di Lorong Bambu, yang berada di kawasan Taman Blambangn. 

Anas mengatakan selain menjadi atraksi wisata, Banyuwangi Culture Everyday merupakan sarana edukasi sekaligus panggung bagi pelajar daerah untuk menampilkan minat dan bakatnya. Karena talent pertunjukkan tersebut merupakan pelajar dari tingkat SD hingga SMA baik dari sekolah negeri, swasta hingga sekolah berbasis komunitas agama. 

“Event ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengaktualisasikan potensi seni dan kreatifitas mereka. Sekaligus menjadi wadah untuk mengasah jiwa inklusi yang bersahabat dengan keragaman. Di sini mereka akan bertemu hingga berkolaborasi dengan teman-teman sebaya dari beragam ras, suku dan agama yang ada di Banyuwangi,” ujar Anas.

Ditambahkannya, selain menampilkan seni tradisi khas Banyuwangi, dalam satu minggu sekali akan ditampilkan seni budaya nusantara yang dibawakan oleh pelajar Banyuwangi. 

“Adanya penambahan pertunjukkan seni budaya dari berbagai daerah Indonesia di event ini, juga akan menjadi edukasi bagi siswa tentang keragaman yang ada di negara kita. Bahwa kita tidak hanya hidup sendiri tapi berdampingan dengan suku bangsa yang begitu beragam di nusantara,” imbuhnya.

Pertunjukkan perdana Banyuwangi Culture Everyday semalam, menampilkan beragam talenta para pelajar seperti Tari Kreasi Nggayuh Swargane Urip dari pelajar SMKN 1 BAnyuwangi, Fashion Show Batik karya Pelajar, Paduan Suara, Tari Rampak Kuntul dan Tari Barong Oleh para pelajar dari SMAN 1 Banyuwangi.

Meskipun ditampilkan oleh pelajar, namun pertunjukkan yang disajikan bak menonton penampil profesional, begitu memukau. Ditambah iringan musik tradisional yang rancak membuat pertunjukkan semakin hidup dan menarik.

“Saya sangat senang menyaksikan pertunjukkan ini. Tari-tariannya sangat indah kostum penarinya juga sangat bagus,” kata Michelle salah satu penonton yang merupakan wisatawan asal Australia.

Acara ini sendiri berlangsung di Lorong Bambu yang merupakan spot instagramable terbaru di area kota. Lorong bambu ini merupakan instalasi seni berupa terowongan yang terbuat dari ornamen bambu yang dilengkapi membran yang menutupi atapnya. Sangat unik.

Ditambahkan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Suratno pertunjukkan Banyuwangi Culture Everyday ini akan berlangsung selama satu tahun, tiap senin –Jumat. Pelajar yang terlibat mulai SD, SMP, SMA/K baik negeri maupun swasta.

“Jadwal pertunjukkan itu kami buat diluar jadwal ujian dan libur siswa. Jadi kegiatan di sekolah mereka tidak akan terganggu,” kata Suratno.

"Sabtu dan Minggu akan diisi oleh sanggar seni dan penampilan komunitas. Kami memberi panggung lebih bagi warga untuk menampilkan kreativitasnya," imbuhnya. 

Selain panggung seni, setiap hari di area Taman Blambangan nantinya juga dihelat sport everyday tiap sore hingga malam hari. Event ini menjadi ajang kompetisi olahraga para pelajar se-Banyuwangi. Mereka akan bertanding basket 3 on 3 juga bola voli. (*)