Perhatian Untuk Peternak Sapi Perah, Pemkab Kerjasama Dengan PT Nestle Indonesia

Banyuwangi - PT Nestle Indonesia memperluas kemitraan dengan peternak sapi perah ke 11 kabupaten di Jawa Timur guna meningkatkan volume penyerapan bahan baku susu segar yang kini baru tercapai 660.000 liter per hari, untuk memenuhi kebutuhan susu sapi di Indonesia diperlukan sekitar satu juta liter perharinya. Untuk itu Banyuwangi menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang akan menjadi pemasok susu sapi perah pada PT Nestle Indonesia. Selain untuk memenuhi kebutuhan susu sapi di Indonesia kerjasama Pemkab Banyuwangi dengan PT Nestle Indonesia, juga sebagai bentuk perhatian Pemerintah kepada peternak sapi perah untuk mempermudah pemasaran susu hasil perahan dan meningkatkan taraf perekonomian di Kabupaten Banyuwangi.

Dalam mewujudkan kerjasama tersebut pihak PT Nestle Indonesia menemui Bupati Abdullah Azwar Anas di ruang kerjanya, Rabu (23/11). Perwakilan PT Nestle Indonesia, Dwi Ariesyanto mengatakan hasil perahan susu sapi dari para peternak akan ditampung di koperasi susu sebelum dikirim ke pabrik pengolahan. “ Sebelum dikirim ke pabrik Nestle, susu hasil perahan harus didinginkan di masing – masing koperasi susu yang telah kami tunjuk, hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas susu sapi,” katanya.

Lebih lanjut kata Aries, para peternak susu akan disediakan fasilitas peralatan peternakan dan pengolahan limbah kotoran sapi yang nantinya bisa dimanfaatkan menjadi Biogas yang ramah lingkungan. “ Agar bantuan lebih tepat guna, para peternak akan kita bantu berupa peralatan pemerahan susu dan kita bangun fasilitas pengolahan limbah sapi menjadi energi tepat guna, “ ujar Aries. “ Cukup dengan energi dari limbah tersebut para peternak bisa menggunakannya pada kompor gas maupun listrik, “ imbuhnya.

Selain itu, ungkap Aries, pihak Nestle akan menyeleksi para peternak sapi perah agar susu yang dihasilkan berkualitas baik dan memenuhi standar susu sapi yang telah ditentukan. “Sebelumnya akan kita beri pelatihan dan yang memenuhi persyaratan akan didata, kita tidak bisa sembarangan mendata ataupun menerima hasil perahan para peternak sapi perah,”ungkapnya.

Dalam rangka mendukung kerja sama PT Nestle Indonesia dan Pemkab Banyuwangi, Bank Jatim siap mengucurkan Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) bagi para peternak sapi perah yang telah terseleksi. “ Untuk mendukung program pemerintah kita sudah punya program KUPS, yang direncanakan mulai bulan Desember mendatang dan direncanakan setiap bulannya akan ada 200 sapi perah untuk para peternak,” ujar kepala Bank jatim cabang Banyuwangi, Malakin yang turut hadir pada pertemuan tersebut.(Humas dan Protokol)