Pemkab Gandeng Nestle Siap Kembangkan Sapi Perah

BANYUWANGI – Keseriusan PT Nestle Indonesia, Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur dalam menyambut gayung rencana pemkab untuk mengembangkan industri sapi perah di Banyuwangi sangat-sangat serius. Terbukti, rombongan delegasi Canadian Livestock Genetics Assocation (CLGA, asosiasi ternak dan genetik Kanada) didatangkan ke Banyuwangi khusus untuk bertemu Bupati Abdullah Azwar Anas, guna memberikan paparan tentang genetik sapi yang baik. Dalam kunjungannya ke Banyuwangi rombongan melakukan serangkaian kegiatan. Kegiatan yang pertama, Senin (28/11) tim CLGA melakukan paparan di Aula Minak Jinggo. Dalam kesempatan itu, rombongan yang disponsori Bank Jatim dan Nestle Indonesia itu, dipimpin Robert L. Lang P Ag dari bagian Trade and Development Consultant CLGA , menyampaikan paparan secara detail tentang seputar ternak sapi. Menurut Robert, di Kanada peternakan sapi perah dilakukan secara efisien untuk menghasilkan untung sebesar-besarnya. Canada, kata Robert, memiliki lebih dari satu juta sapi perah dari lahan pertanian di sana. Bahkan,dalam paparannya Robert secara detail menyampaikan kalau industri sapi perah di Kanada sudah berlangsung selama hampir 125 tahun. Begitu juga dengan teknis pembibitan hingga pemerahan disampaikan secara lengkap oleh Robert. Selama di Banyuwangi, tim CLGA juga sempat mengunjungi calon lokasi pengembangan industri sapi perah. Sementara itu Bupati Abdullah Azwar Anas, menyatakan pihaknya sangat serius mengembangkan industri sapi perah.Pemkab sudah menyiapkan beberapa proteksi untuk pembangunan industri sapi perah, melalui berbagai kebijakan dan regulasi yang dibutuhkan. “Kita juga siapkan Bank Jatim untuk mengucurkan modal bagi para peternak,” ungkap Bupati. Program pengembangan sapi perah ini, kata Bupati banyak dilirik daerah lain. Namun karena di Banyuwangi ada  Bank Jatim, akhirnya program ini dibawa ke Banyuwangi. Untuk sapi perah ini, Bupati mengatakan, pengembangan sapi perah ini akan membuka ratusan ribu lapangan kerja baru bagi masyarakat.(Humas dan Protokol)