Pemkab Bertekad Sukseskan Gemarikan di Banyuwangi

Banyuwangi – Rendahnya tingkat konsumsi ikan di Banyuwangi membuat pemerintah harus berusaha sekuat tenaga mendorong masyarakat gemar makan ikan. Seperti yang terjadi, Selasa (22/11), di Gedung Wanita Paramitha Kencana, pemerintah menggelar Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), yang diperuntukkan bagi masyarakat khususnya anak-anak tingkat Sekolah Dasar dan warga yang kurang mampu.

Sekitar pukul 08.00 WIB, anak-anak Sekolah Dasar, masyarakat nelayan di sekitar Kecamatan Banyuwangi, dikumpulkan di Gedung Wanita untuk mensosialisasikan Gemarikan. Anak-anak yang hadir diberi satu paket bahan makanan yang bahan dasarnya dari ikan. Sedangkan para nelayan mendapat bibit ikan. “Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk masyarakat agar mereka gemar makan ikan,” ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pujo Hartanto.

Dikatakan Pujo, saat ini jumlah komsumsi ikan di Jawa Timur masih 19,2 kilogram per tahun per kapita. Padahal, target yang ideal untuk suatu wilayah 35 kilogram per tahun per kapita. “Melihat angka itu, Banyuwangi masih jauh dari kurang dalam mengkonsumsi ikan. Kami berharap dengan gerakan ini bisa memancing masyarakat untuk gemar makan ikan,” ujarnya.

Sementara Ny Fiestiandani Azwar Anas yang didapuk sebagai Ketua Umum Forum Gemarikan Banyuwangi, sekaligus yang membuka acara tersebut, menghimbau masyarakat untuk banyak mengkonsumsi ikan. Menurut Ibu Azwar Anas ini, bukan hanya daging sapi atau daging ayam saja yang memiliki gizi tinggi. Justru kandungan ikan laut membuat jauh lebih tinggi kandungan gizinya.  Bahkan Ny Dhani sapaan akrabnya, kebutuhan protein bagi tumbuh kembang anak bisa diperoleh dari ikan. “Hanya masalahnya, bagaimana kita mendorong para ibu untuk menyediakan menu ikan setiap hari di meja makan. Tentunya olahan menu harus menarik ya, biar keluarga menyukainya,” tutur Ny Dhani.

Ny Dhani juga berharap besar dengan program pemerintah ini bisa sampai ke masyarakat. “Untuk itu saya mohon peran serta pemerintah baik SKPD terkait, swasta, organisasi kemasyarakatan hingga sekolah-sekolah bisa berperan aktif dalam mensosialisasikan program Gemarikan ini,” harap Ny Dhani Anas.

Mendukung saran Ny Dhani, Bupati Abdullah Azwar Anas telah berkomitmen memberikan apresiasi dalam bentuk pemberian bantuan biaya kepada warga miskin termasuk di dalam untuk layanan kesehatan dan posyandu beberapa waktu lalu. “Dari bantuan yang telah diberikan pemerintah itu, para kader bisa menyelipkan program Gemarikan,” tandas Bupati Anas yang hadir dalam acara di atas.

Diakhir acara anak-anak di ajak makan ikan bersama-sama, sekaligus dikukuhkan Ketua  Forikan di masing-masing kecamatan oleh Ibu Fiestiandani. (Humas & Protokol)