Pekalongan Timba Ilmu IT Keuangan Di Banyuwangi

Banyuwangi – Keberhasilan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) Kabupaten Banyuwangi menjadi percontohan Sistem IT Keuangan bagi seluruh kabupaten se Jawa Timur oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pusat,  membuat kabupaten lain ingin menimba ilmu secara langsung. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja yang dilakukan 15 orang staf beserta Sekda  Pemerintah Kota Pekalongan ke kantor Pemkab Banyuwangi, pagi tadi(22/6).

Diterangkan oleh Sekda Pekalongan, Drs. Dwi Arie Putranto, M.Si, kunjungan kerja ini dilakukan untuk  mendapatkan referensi sistem informasi keuangan yang akan dibuat oleh Pemkot Pekalongan. Menurutnya selama ini informasi keuangan Pemkot Pekalongan belum terintegrasi dan masih terpisah di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Untuk membuatnya terintegrasi dan dapat diakses secara online, Pemkot Pekalongan memilih Banyuwangi sebagai percontohannya.  “ Banyuwangi dipilih karena reputasinya sudah terbukti dan teruji, “  ujarnya. Selain itu operator dan penanggung jawab SIKD yang semuanya adalah pegawai Pemkab Banyuwangi, membuat Pemkot Pekalongan semakin terinspirasi untuk memaksimalkan SDMnya agar bisa melakukan hal yang sama.

Ternyata selain SIKD, Pemkot Pekalongan juga ingin menggali  informasi mengenai kegiatan Minapolitan Muncar. Sebelumnya, Program Minapolitan Pekalongan sudah dilaunching pada bulan April yang lalu. Namun pelaksanaan kegiatan yang hendak menjadikan kota Pekalongan sebagai kawasan Minapolitan itu masih belum terlaksana secara maksimal. “ Kami melihat program Minapolitan di Banyuwangi mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi (pemprov), kami ingin mengetahui apa resepnya, karena terus terang didaerah kami, perhatian pemerintah pusat dan pemprov masih kurang,” ungkap Dwi Arie.  Ia mengungkapkan hal tersebut setelah mendengar pemaparan besarnya dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat sebanyak 9 Milyar dan pemerintah provinsi 24 Milyar, bagi program Minapolitan Muncar.

Acara yang dipandu oleh Asisten Pemerintahan itu sebelumnya dibuka oleh Wakil Bupati Yusuf Widiatmoko S,Sos. Setelah memberikan sambutannya, Wabup Yusuf dan Sekda Pemkot Pekalongan sempat bertukar cinderamata khas masing-masing daerah sebagai bentuk penghargaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. (Humas)