MINAPOLITAN AKAN TIMBULKAN MULTIPLIER EFFECT EKONOMI BANYUWANGI

Banyuwangi-Program Minapolitan berbasis perikanan tangkap, merupakan salah satu Pilot Project program pengembangan kawasan minapolitan di Indonesia, salah satunya adalah kabupaten Banyuwangi. Program ini selaras dengan upaya pengembangan ekonomi nasional berbasis keunggulan potensi wilayah Banyuwangi. Bupati Banyuwangi H.Abdullah Azwar Anas, Msi menyambut baik pengembangan minapolitan yang telah diawali sejak 2010 di kecamatan Muncar. Bupati Anas juga berkomitmen untuk mensukseskan program ini sebagai konsep pembangunan ekonomi berbasis perikanan, dengan pendekatan dan sistem manajemen kawasan.

Hal ini sampaikan Bupati Anas ketika Rapat Koordinasi evaluasi pelaksanaan pengembangan minapolitan berbasis perikanan tangkap, Kamis (24/2) di Pendopo Saba Swagata Blambangan. Dipaparkan lebih jauh oleh Bupati, saat ini produksi perikanan tangkap di Banyuwangi setiap tahunnya lebih dari 60 ribu ton. Pada tahun 2006 produksi meningkat sebesar 62 ribu ton dan tiap tahunnya menurun, hingga tahun 2008 hanya mencapai 40 ribu ton. Penurunan ini disebabkan antara lain terjadi over fishing terutama di sentra perikanan Muncar. Disamping itu ada kendala lain berupa pencemaran pesisir dan laut, bvelum optimalnya pengelolaan perikanan budidaya, abrasi akibat intrusi air laut, rendahnya penataan dan penegakan hukum serta degradasi ekosistem wilayah pesisir.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, saya berharap perlu segera langkah yang sistemik dan komprehensif untuk menangani masalah ini” kata Bupati Anas. Dipesankan lebih jauh oleh Kang Anas, tantangan ini harus dihadapi bersama sebagai ikhtiar untuk mewujudkan Banyuwangi yang lebih baik. Jika mampu mengatasinya, maka berarti kita telah berupaya meningkatkan kapasitas produksi perikanan, yang diestimasi kedepan akan terus meningkat per tahunnya sebesar 126 ribu ton. Bupati meminta dukungan semua pihak, yakni masyarakat dengan bersinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Pengembangan Minapolitan diharapkan membawa multiplier effect yang cukup luas terutama pada zona pendukung sentra produksi pada kecamatan Purwoharjo dan zona penyangga pada kecamatan Rogojampi,Srono dan tegaldlimo serta seluruh wilayah di Banyuwangi secara umum.

“Saya berharap kedepan kawasan minapolitan Muncar beserta zona pendukung dan penyangga dapat dikelola dengan komprehensif, dengan memadukan keanekaragaman aktivitas ekonomi, perdagangan,jasa,kesehatan dengan dukungan infrastruktur yang handal”pesan Bupati Anas.(Humas)