MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN DENGAN GOTONG ROYONG MELALUI KEGIATAN PKK

LICIN – PKK adalah gerakan masyarakat yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan keluarga atas kesadaran dan kemampuan keluarga itu sendiri. “Sejak awal kegiatan PKK dilakukan dan dikembangkan melalui upaya membangkitkan dan menggerakkan partisipasi keluarga dan masyarakat,” demikian penjelasan Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi Ipuk Festiandani pada acara Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-39 Dan Bulan Bhakti  Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)ke-8, di Desa Tamansari Kecamatan Licin, Senin (6/6). Ibu Dani Azwar Anas menambahkan, perpaduan kegiatan HKG PKK dan BBGRM dimaksudkan untuk meningkatkan gotong royong dan keswadayaan masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Anas memberikan 3 pesan kepada semua peserta yang hadir. Pesan pertama Bupati mengajak semua masyarakat untuk memelihara semangat gotong royong. “Gotong Royong bisa menjadi pemicu  bagi kemajuan pembangunan di Banyuwangi. Untuk memunculkan semangat gotong royong perlu keteladanan yang harus dimulai dari diri kita masing-masing,” ujar Bupati. Selanjutnya  Bupati Anas berpesan untuk menguatkan peran Ibu dan kaum wanita. Karena merekalah sosok sentral yang berperan dalam pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan pembentukan akhlak putra dan putri di keluarganya. Ketiga, perbaikan kualitas makanan anak. Untuk pesan yang terakhir ini Bupati telah mengeluarkan SK tentang Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN), yang dijadikan landasan untuk mengintervensi  para orangtua agar memberikan jaminan makanan yang baik dan bergizi bagi putra-putri mereka.

Rangkaian kegiatan HKG PKK dan BBGRM telah dilakukan selama 1 bulan dengan kegiatan antara lain pelatihan peningkatan keterlibatan perempuan dalam mengambil keputusan, pelatihan membatik dan monte, pendampingan PAUD bersama team konsultan dari Australia, TOT Kids Programme dan Pelatihan Pengolahan Ikan, pelatihan KUR serta  kerja bakti kebersihan. Selain itu juga dilakukan pemberian beasiswa kepada siswa SD, SMP dan SMA tidak mampu, kegiatan pembuatan akte gratis bagi 2400 anak serta pemberian bantuan modal kepada pedangang sayur sebesar 300 ribu perorang. Pada acara tersebut Bupati juga menyerahkan bantuan plesterisasi sebesar 1 juta dan tambahan modal kepada 30 orang, masing-masing sebesar 500 ribu. Bupati juga memberikan bantuan perahu kepada Rumah Tangga sangat Miskin (RTSM) untuk 3 orang dengan nilai 70 juta kerjasama dengan Bank Jatim, penyerahan bantuan modal usaha untuk RTSM sebesar 25 juta hasil kerja sama Kantor Ketahanan Pangan dan donatur dr. Subaryono. Selain itu juga dilakukan pemberian bantuan sapi sebanyak 12 ekor secara simbolis hasil kerja sama Kantor Ketahanan Pangan bersama Bank Jatim dan Pelindo.

Acara tersebut dihadiri Forum Pimpinan Daerah, pejabat komponen Pemkab serta pengurus tim penggerak PKK desa dan kecamatan, Kabupaten Banyuwangi. (Humas)