Masyarakat Bumi Blambangan Akhirnya Punya Perguruan Tinggi Negeri

BANYUWANGI – Masyarakat Bumi Blambangan saat ini boleh berbangga hati. Karena sebentar lagi, Banyuwangi memiliki Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Setelah bertahun-tahun terkatung-katung akhirnya usulan Politeknik Banyuwangi (Poliwangi) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dikabulkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhammad Nuh di Jakarta, Senin (5/12).

Keberhasilan menjadikan Poliwangi sebagai PTN tersebut, tidak terlepas dari kerja keras Bupati Abdullah Azwar Anas, yang sangat serius mengawal Poliwangi menjadi PTN. Bahkan, Bupati Anas secara langsung saat ke Jakarta menemui Mendikbud untuk menanyakan perkembangan usulan Poliwangi menjadi PTN.

Hasilnya, sangat memuaskan dan melegakan. Karena Mendikbud mau menerima usulan Poliwangi menjadi Poliwangi. “Alhamdulillah usulan Poliwangi menjadi PTN diterima mendikbud. Itu berarti keinginan masyarakat untuk memiliki Universitas Negeri dikabulkan Allah,” ujar Bupati.

Persetujuan itu, kata Bupati Anas, diberikan melalui beberapa kajian dan pertimbangan matang oleh Kemendikbud RI. Meski sudah disetujui, tidak secara otomatis Poliwangi menjadi PTN, masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Mengingat persyaratan di atas, Bupati mengatakan sepulang dari Jakarta akan segera merapatkan semua kekurangan syarat yang diminta dengan Satker terkait. Yang jelas, kata Bupati Anas, syarat-syarat tersebut tidak terlalu sulit untuk dipenuhi. Karena itu Bupati Anas sangat optimis Poliwangi akan menjadi PTN yang bisa dibanggakan masyarakat Banyuwangi. “Insyallah Pemkab Banyuwangi sanggup memenuhi syarat-syarat yang belum terpenuhi tersebut. Mudah-mudahan dengan memenuhi syarat di atas Tahun 2012 kita sudah bisa memiliki PTN. Saya juga minta doa dan dukungan masyarakat agar proses Poliwangi menjadi PTN lancar,” ujar Bupati Anas.

Sekedar diketahui Bupati juga menceriterakan selain bertemu Mendikbud Bupati Anas juga bertemu Dirjen Pendidikan Menengah Dr Hamid Muhammad dan Direktur Kelembagaan Dirjen Pendidikan Tinggi Dr Akhmad Jazidi, dalam pertemuan dengan Mendikbud, Bupati didampingi Direktur Poliwangi Asmuji. (Humas dan Protokol)