Kunjungi Banyuwangi, BKSAP DPR RI Nilai Wisata Banyuwangi Sudah Sustainable

Banyuwangi - Hari kedua kunjungan ke Banyuwangi (1/3) Panitia Kerja Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dari Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menyempatkan untuk datang ke Bangsring Underweter. Di tempat wisata yang sedang naik daun tersebut, rombongan BKSAP memastikan pengelolaan pariwisata mengusung koonsep  (berkelanjutan).

Ikhwan Arif, perintis Bangsring Underwater, memaparkan pengembangan kawasan di Bangsring fini mengedepankan pelestarian alam. Dituturkannya, awalnya terumbu karang di pesisir Pantai Bangsring sering kali di bom oleh nelayan untuk mencari ikan.

Kondisi terumbu yang rusak parah ini akhirnya menggugah para nelayan. Sejumlah nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Samudera Bhakti mulai menanam ulang terumbu karang. Mereka mulai sadar, terumbu yang rusak otomatis merusak habitat ikan sehingga ikan pun menjadi jarang.

Terumbu karang yang mulai tumbuh ini ternyata menjadi inspirasi bagi mereka untuk dijadikan sebagai daya tarik wisatawan. Lantas, kelompok nelayan tadi mendirikan Bangsring Underwater sebagai brand tempat wisata tersebut. Awalnya Bangsring Underwater hanya menyediakan alat snorkeling dan rumah apung.

Mengalami perkembangan pesat, Bangsring Underwater pun melibatkan anggota yang lebih luas dengan membuka penyewaan perahu ke Pulau Tabuhan serta beberapa wahana permainan air, seperti kano, warung, parkir dan kamar mandi juga disiapkan. "Di sini para wisatawan juga bisa berenang dengan hiu-hiu kecil yang senagaja kami tangkarkan. Menambah nikmatya berwisata ke Banyuwangi. Ke depannya, kita akan mengembangankan pengenipan dan wisata khusus yang lebih privat," paparnya.

Sementara itu, Sareh Wiyono, anggota rombongan BKSAP, mengapresiasi keberadaan Bangsring Underwater. "Saya kira, tempat ini potensial. Mengelola alam sebagai dsetinasi wisata," ungkapnya.

Terkait dengan misi SDGs, Sareh menilai pola pengembangan pariwisata di Banyuwangi pada umumnya, sudah sesuai dengan konsep SDGs. "Keterlibatan masyarakat secara langsung dan mengedepankan pelestarian lingkungan ini penting. Sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan," tukasnya. (Humas Protokol)