KPU Gelar Kampanye Simpatik Jelang Pemilu 2019

BANYUWANGI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi menggelar kampanye simpatik menjelang pelaksanaan pemilihan umum 17 April 2019 mendatang. Kampanye simpatik yang digelar Selasa malam (9/4/2019) di Stadion Diponegoro Banyuwangi  tersebut menghadirkan kelompok sholawat yang sangat disukai anak-anak muda, Syubbanul Muslimin.
Ribuan generasi milenial terlihat khusyuk dan menikmati setiap lantunan yang dibawakan. Beberapa lagu bernuansa islami bahkan  juga digubah menggunakan irama lagu-lagu yang populer di tengah masyarakat, sehingga masyarakat merasa familiar dengan iramanya. 
Bendera-bendera terlihat berkibar dari setiap sudut menandai semangat para penonton yang sebagian besar merupakan santri tersebut. Lampu flash dari masing-masing handphone yang dibawa juga membuat suasana terbangun dengan khidmat.
Gus Azmi, salah satu anggota kelompok sholawat ini membuat event terasa semakin meriah. Kehadirannya begitu ditunggu oleh penggemarnya yang hafal seluruh lagu yang dibawakan kelompok ini. Diantaranya  lagu Wahai Adik Berjilbab Ungu dan Ayah. 
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menyatakan rasa senangnya melihat para milenial berkumpul untuk bersholawat dan berdoa bersama, khususnya dalam menciptakan suasana kondusif dalam pemilihan umum yang akan digelar 17 April mendatang. 
"Alhamdulillah, Syubbanu Lovers luar biasa. Walaupun tidak ada spanduk, tapi ternyata yang datang banyak sekali. Ini pasti berkat media sosial sehingga para santri milenial berkumpul di sini. Semoga ini jadi peradaban baru bagi kebangkitan Islam ," kata Bupati Anas. 
Anas melihat keterlibatan anak-anak milenial ini sangat berarti. "Kita punya 51 juta pemilih milenial. Ini jumlah yang sangat besar. Harapan saya, para pemilih milenial ini semuanya memilih dan ikut menyukseskan pemilu," ujar Anas.
Dan melalui acara tersebut, Anas berharap ini  menjadi cara baru agar media dipenuhi dengan sholawat dan munajat kepada Allah.

Sementara itu, Ketua KPU Banyuwangi, Samsul Arifin juga menyerukan pemilu damai kepada seluruh audiens yang hadir, khususnya bagi generasi muda. "Lewat acara ini kami  mengajak untuk melakukan pemilu damai sekaligus doa bersama. Dengan harapan, pemilu yang akan kita gelar besok berlangsung aman dan lancar. kita berharap keberkahan akan muncul lewat sholawatan ini, dan kita pun diberikan pemimpin sejati yang bisa memimpin kita dengan baik," tandas Samsul.
Samsul juga mengingatkan semua yang berumur 17 tahun ke atas untuk datang ke TPS pada 17 April mendatang. "Bagi yang berusia 17 tahun ke atas, jangan lupa nyoblos di TPS pada 17 April besok ya. Kita akan memilih Presiden, Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Banyuwangi. Jadi gunakan hak suara kalian dengan baik," tukasnya.
Semakin malam, pengunjung yang hadir semakin banyak.Bahkan mereka tak hanya dari Banyuwangi saja, melainkan juga dari kabupaten tetangga seperti Jember, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan. 
"Kita memang sudah menunggu acara ini sejak beberapa hari yang lalu. Begitu diumumkan lewat sosial media tentang acara ini, saya dan teman-teman langsung janjian untuk datang," ujar Nadia Sarah, salah satu penonton yang juga seorang pemilih muda.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dipimpin Kyai Hafizul Hakim Nur dari Probolinggo. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. (*)