Jelang BEC, Koordinasi Makin Intensif

BANYUWANGI – Banyuwangi sangat antusias menyambut perhelatan akbar Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), yang akan dilangsungkan 22 Oktober mendatang. Berbagai persiapan untuk mendukung suksesnya acara terus dilakukan. Baik teknis  acara, sarana prasarana serta keamanan telah dipersiapkan dengan matang. Hal itu terungkap pada rapat evaluasi BEC, yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sukandi, di aula Minak Jinggo, Jumat sore kemarin (14/10).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Suprayogi selaku leading sector BEC, menerangkan berbagai hal terkait persiapan acara.  Mulai dari penentuan lokasi transit peserta BEC, penentuan venue cat walk, penataan panggung, kursi tamu, tempat start dan finish, dikatakan olehnya sudah dilakukan . Sementara sarana prasarana penunjang mulai dari konsumsi peserta dan tamu hingga genset listrik juga sudah dipesan.

Sebanyak 1800 undangan, juga sudah disebarkan. Rupanya, Banyuwangi benar-benar ingin memanfaatkan moment BEC ini untuk membuat Banyuwangi go international. Tidak hanya Gubernur dan Kementerian Budaya dan Pariwisata yang diundang, disebutkan Suprayogi, kedutaan besar dan konsulat jendral berbagai negara juga diundang untuk menyaksikan ajang bergengsi ini. “ Undangan kepada mereka sudah lebih dulu kami kirimkan,” ujarnya.

Sementara itu untuk persiapan keamanan, dipaparkan oleh wakil Kepala Polisi Resort (Wakapolres), Banyuwangi, Komisaris Polisi (Kompol) Heru Prasetya, diistilahkan akan dilakukan pengamanan tingkat tinggi. Sebanyak 700 personel penjaga keamanan akan diterjunkan. Penempatan personel diantaranya disepanjang jalan yang akan dilalui peserta BEC dan pada pintu masuk tamu-tamu undangan. Selain itu penempatan personel keamanan juga akan dilakukan pada tamu-tamu VIP dan VVIP. Bahkan di kawasan ini akan diberlakukan daerah steril, alias tidak bisa sembarangan orang bisa masuk ke daerah tersebut.  “  Hal ini dilakukan demi keamanan para tamu,” ujar Wakapolres.

Sekda Sukandi meminta agar menjelang hari H pelaksanaan BEC semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan BEC harus melakukan koordinasi secara intensif. Karena meskipun perhelatan BEC adalah yang pertama bagi Banyuwangi, namun kekurangan harus diminimalisir sebisa mungkin. “ Kita harus melakukan yang terbaik untuk menyukseskan BEC ini,” pinta Sukandi. (Humas)