SENAM SEHAT BERSAMA IBU DHANI AZWAR ANAS

Banyuwangi- Jumat pagi(6/5), ada pemandangan berbeda di Pantai Cacalan Banyuwangi. Meski dipayungi cuaca mendung sejak pagi, para Kepala Dinas, ibu-ibu PKK dan lansia tetap bersemangat mengikuti kegiatan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK ke-39 dan Bulan Bakti Gotong Royong yang dirangkai dengan Pelantikan Pengurus LPMK ( Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) Klatak periode 2011-2014 dan Senam Bersama. Acara yang tepatnya berlangsung di sebelah timur Perusahaan pembuatan kapal, North Sea Boats PT Lundin itu diikuti oleh 100 orang lebih.

Setelah  senam,peserta menikmati (mamiri) makanan minuman ringan dan sarapan pagi. Camat Kalipuro, Wawan Yadmadi pada kesempatan tersebut menyampaikan laporannya bahwa Kecamatan Kalipuro juga mengikuti Lomba  Posyandu yang bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan anak dan meminimalisir angka kematian bayi, serta mengadakan kegiatan gotong royong demi kebersihan lingkungan setempat. Ditambahkan pula olehnya bahwa program Kalipuro di sektor wisata adalah memaksimalkan potensi Pantai Cacalan, karena pada dasarnya pantai ini mempunyai keindahan yang layak ditampilkan.

Dalam acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati, Yusuf Widiatmoko, S.Sos dan ibu Bupati, Ipuk Fiestiandhani, SPd tersebut juga sekaligus diserahkan santunan bagi 5 orang lansia. Kelima orang lansia tersebut mewakili 40 orang lansia di Kecamatan Kalipuro. Sedangkan untuk LPMK , Lurah Klatak, Sukopriyanto, SP, menjelaskan bahwa dengan dilantiknya pengurus LPMK periode 2011-2014 ini diharapkan kedepannya bisa berjalan dengan baik dan mengontrol kinerja kelurahan dan Pemkab, dan mampu  memaksimalkan potensi wisata yang ada di Kalipuro seperti Pantai Cacalan.

Usai kegiatan tersebut, rombongan ibu Bupati dan ibu Wabup, Minuk Yusuf Widiatmoko, melanjutkan kegiatan ke Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro dalam rangka Lomba Posyandu tingkat desa/kelurahan  yang bertempat di Posyandu Kakap, Lingkungan Krajan, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Dalam pidato sambutannya, I bu Dhani Azwar Anas menyampaikan bahwa di Banyuwangi masih banyak posyandu yang sulit dijangkau oleh masyarakat. “Ibu-ibu tidak perlu takut dan segan  datang ke posyandu. Tidak usah menunggu sakit untuk bisa hadir di posyandu. Para lansia juga bisa mengikuti posyandu lansia untuk secara rutin memeriksakan kesehatan. Di usia senja, ibu-ibu diharapkan untuk bisa terus bersemangat, sehat dan bisa terus eksis di masyarakat,” tambahnya.

Mengenai tingkat gizi buruk di Banyuwangi, menurut Ibu Dhani  juga masih dalam tingkat rawan. “Mereka bukan kekurangan makanan, tapi mengalami pola asuh yang salah. Bukan makanan bergizi yang yang dikonsumsi, tapi makanan yang enak. Karena itu kita perlu terus mengkampanyekan makanan sehat bagi anak-anak kita, karena merekalah generasi penerus bangsa,” ujarnya. Terakhir Ibu Dhani berpesan bagi kader-kader posyandu untuk terus bersemangat, karena posyandu merupakan tonggak untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas. (HUMAS)