Hadiri Wisuda IAI Ibrahimy, Bupati Anas : Saya Bangga Banyuwangi Punya Banyak Kampus Inovatif


BANYUWANGI - Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng menggelar wisuda sarjana ke 26, Sabtu (17/10/2020) di Hotel El Royal Banyuwangi. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berkesempatan hadir dalam prosesi tersebut. 

Bupati Anas mengaku bangga, Banyuwangi mempunyai banyak kampus yang inovatif, salah satunya, IAI Ibrahimy Genteng. 
Kepada para wisudawan, Anas berpesan agar para alumnus IAI Ibrahimy Genteng bisa bekerjasama membantu mewujudkan program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi demi kemajuan Banyuwangi. 
"Kami berharap dengan segala skill, kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki anda semua, membuat anda ikut berpartisipasi memajukan Banyuwangi. Semoga semuanya bisa bergerak bersama untuk mewujudkan program-program Pemkab Banyuwangi. Kembangkanlah terus inovasi anda," kata Anas.
Anas juga menjelaskan, pemkab pun mendukung penuh program pasca sarjana yang akan digagas oleh IAI Ibrahimy. Sebab kedepannya Banyuwangi membutuhkan banyak tenaga kerja dengan kualitas SDM yang mampu bersaing di dunia kerja. "Harapannya IAI Ibrahimy Genteng terus memberikan pendidikan yang berkualitas untuk para mahasiswanya," katanya.
Di akhir sambutannya, Anas mengajak para wisudawan, orang tua dan seluruh civitas akademika IAI Ibrahimy Genteng untuk bersatu dan berbenah melawan covid 19. 
"Saat ini seluruh dunia lumpuh akibat Covid-19. Semuanya terdampak. Karena itu mari kita bersatu untuk berbenah khususnya di bidang ekonomi dan pariwisata. Kami berharap mahasiswa IAI Ibrahimy Genteng mampu bersaing mengikuti perkembangan dunia industri. Sebab saat ini yang kita jual ide dan gagasan, sehingga setiap mahasiswa diharapkan dapat membangun kreativitas," tandasnya.

Rektor IAI Ibrahimy Genteng, 
Dr. Kholilur Rohman, M.Pd.I dengan sigap menyambut baik harapan tersebut. "Kami akan terus mencetak mahasiswa yang bermutu melalui pendidikan yang berkualitas. Terima kasih atas support pemkab selama ini. Kami siap mendukung semua program, demi kemajuan  dan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi," ujar Kholilur.

Wisuda ke 26 ini diikuti oleh 260 wisudawan. Mereka merupakan mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah, Syariah, dan Dakwah.
Prosesi wisuda ini  dibagi  dalam dua sesi demi tetap menjaga keamanan di masa pandemi. Setiap orang pun juga menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker atau faceshield, menerapkan physical distancing dan cuci tangan dengan sabun.
Salah satu wisudawati, Aliyatul, mengaku lega akhirnya bisa diwisuda. "Akhirnya selesai juga kuliah saya dan resmi diwisuda. Sekarang fokus untuk bekerja," kata alumnus Fakultas Tarbiyah yang ingin berwirausaha itu. (*)