Hadiri Apel Jajaran DKP, Bupati Serahkan Bantuan

BANYUWANGI – Gedung baru Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang baru ditempati selama sebulan, diramaikan oleh 470 THL (Tenaga Harian Lepas) yang bertatap muka dengan Bupati Abdullah Azwar  Anas melalui apel jajaran DKP, Kamis pagi (1/12).

Acara apel ini  dirangkai dengan beberapa kegiatan sosial lainnya seperti  pemberian komposter dan tempat sampah bagi sekolah, pemberian gerobak sampah bagi ketua RW, pemberian peralatan kebersihan kepada pesapon dan pekerja TPA, serah terima kendaraan pengangkut sampah (Dump Truck), dan  pemberian santunan 10 orang anak yatim piatu. Selain itu juga ada  penekanan tombol LPJU sebagai tanda mulai beroperasinya Lampu Penerangan Jalan Umum di 9 kecamatan, penanaman pohon ayoman secara simbolis oleh Bupati, penyerahan reward untuk pesapon teladan masing-masing berupa 5 kg beras/orang, temu ibu-ibu dasawisma PKK perintis kegiatan “pemilahan sampah” dan praktisi pengolahan sampah menjadi kompos, serta penandatanganan prasasti.

Dengan tulus  Bupati Anas menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya kepada segenap THL. Meski seharusnya hari ini Bupati diminta menghadap Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Lamongan atas keberhasilannya dalam program penghijauan, namun bupati menyengaja meluangkan waktu untuk bisa bertemu THL. Sambil memberikan motivasi untuk THL, Bupati Anas mengatakan,” THL jangan malu bekerja.Banyuwangi bisa menjadi bersih karena kerja keras para THL. Sudah selayaknya masyarakat Banyuwangi bersyukur, karena dengan kerja keras THL-nya Banyuwangi saat ini menjadi bersih,” tutur Bupati Anas disambut tepuk tangan para THL.

Dalam moment yang sekaligus menjadi penyemangat untuk para THL tersebut, Bupati yang didampingi oleh Plt Kepala DKP Arief Setiawan beserta komponen jajaran pemkab dan alim ulama, juga mengingatkan para THL untuk menyisihkan honornya 5 ribu rupiah per bulan untuk disedekahkan pada anak yatim. Bupati juga berseloroh kepada Plt DKP agar para THL yang rajin dicarikan sponsor agar bisa melakukan perjalanan umroh. Selain itu studi banding ke kota lain dengan melibatkan para petugas kebersihan juga perlu dilakukan, tambah bupati. (Humas & Protokol)