Gelar Raker di Banyuwangi, Rektor Unair: Banyuwangi Rumah Kedua Unair

Banyuwangi – Mengawali tahun 2020, jajaran pimpinan Universitas Airlangga melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi. Dipimpin Rektor UNAIR, Prof. Dr. Mohammad Nasih, kedatangan mereka disambut hangat Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pendopo Kabupaten, Senin malam (27/1/2020).

Prof Nasih mengatakan, kedatangannya tersebut dalam rangka rapat kerja (raker) pimpinan Unair yang kali ini digelar di Banyuwangi. Nasih mengungkapkan ada sejumlah hal yang mendorong UNAIR menggelar rapim di Banyuwangi. 

Unair dan Pemkab Banyuwangi, lanjutnya, telah memiliki hubungan strategis sejak lama. Mulai dari kerja sama mengembangkan kampus PSDKU UNAIR di Banyuwangi, ditetapkannya Banyuwangi sebagai daerah dengan inovasi terbaik dari Kedmendagri, hingga kerja sama terkait pengembangan program kedokteran.

“Banyuwangi adalah rumah kedua bagi Universitas Airlangga. Jadi, tahun ini kami putuskan raker di Banyuwangi. Pilihan kami tidak salah, Banyuwangi memang sangat menyenangkan. Alamnya elok, seni budayanya juga indah, sejarahnya yang juga panjang. Banyak hal yang bisa kita dapat di sini,” ucap Prof. Nasih.

Ditambahkan dia, Banyuwangi dan Unair memiliki sejarah dan ikatan batin yang kuat. Sebagaimana yang terkandung dalam hymne Unair ‘Di Timur Jawa Dwipa’.

“Hymne Unair yang Di Timur Jawa Dwipa, seolah sangat pas menggambarkan kedekatan Unair dan Banyuwangi yang letaknya di ujung Timur Jawa. Jadi bagi kami, Banyuwangi dan Airlangga itu satu hal yang tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Nasih juga berjanji akan terus menjalin kerja sama yang baik dengan pemkab Banyuwangi. Unair, kata dia, akan terus bertekad untuk berperan dan berkontribusi lebih bagi pengembangan Banyuwangi.

“Keberadaan perguruan tinggi di sebuah kota akan mensuport keberadaan kota tsb. Perguruan tinggi adalah elemen terpenting untuk membangun SDM sebuah kota. Sebagai rumah kedua, kami akan terus membantu Banyuwangi untuk mengembangkan potensinya, khususnya mengembangkan SDM daerah,” kata Nasih.

Raker Unair di Banyuwangi sendiri dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni pada Rabu (15 Januari 2020) dan Senin-Rabu (26-28 Januari 2020). Raker tersebut dipimpin langsung Rektor Unair, yang total diikuti 700 jajaran pimpinan di level dekanat, direktorat, ketua lembaga, serta pejabat-pejabat administratur dan pengawas.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberikan apresiasinya kepada Unair yang terus mendukung Banyuwangi. Bagi Anas, peran perguruan tinggi sangat vital dalam pembangunan daerah.

“Tidak pernah ada ada kota yang besar, tanpa perguruan tinggi terlibat di kota tersebut. Untuk itu, keberadaan Unair di Banyuwangi merupakan salah satu kunci penting dalam perkembangan daerah. Semoga Unair dan pemkab bisa saling support, saling kerja sama yang menguntungkan, dan masing-masing bisa saling mengembangkan potensinya,” kata Anas.  

Anas pun berharap, kerja sama dengan Unair bisa terus dikembangkan untuk mendorong pembangunan SDM di Banyuwangi. Juga sektor lain yang tak kalah penting, yakni kesehatan.

“Terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Semoga ke depan, kita bisa kembangkan ke berbagai sektor lain seperti kerjasama di bidang kesehatan lainnya,” pungkasnya. (*)