Elemen Masyarakat Kecamatan Genteng Sinergi Tangani Corona, Bagikan 2.000 Lebih Paket Sembako

Banyuwangi – Berbagai elemen di Kecamatan Genteng kompak melakukan sinergi kegiatan antisipatif penanganan virus Corona di wilayahnya. Seperti memastikan para pemudik agar patuh isolasi mandiri, aksi sosial pembagian 2.000  sembako bagi warga terdampak, hingga edukasi pemulasaran jenazah Covid 19.

Camat Kecamatan Genteng Firman Sunyoto mengatakan, dalam menghadapi penyebaran virus Covid 19, berbagai  elemen di wilayahnya semua bergerak melakukan berbagai upaya sesuai kapasitas masing-masing.  Mulai dari tingkat kecamatan, desa, maupun kegiatan yang diinisiasi sendiri oleh warga setempat.

“Alhamdulillah semua elemen menyadari jika penangan corona ini harus dilakukan bersama tidak bisa hanya satu pihak saja. Kami di wilayah bahu membahu untuk mencegah dan meminimalisir dampak corona di masyarakat,” kata Firman, Rabu (6/5/2020).

Salah satu aktivitas yang rutin dilakukan adalah memastikan pendatang dari luar kota di wilayah Genteng mau melakukan isolasi mandiri. Petugas gabungan dari kecamatan, tiga pilar desa dan Satgas Covid 19 ajeg memantau setiap rumah pemudik agar isolasi mandiri selama 14 hari. Seperti di Desa Kaligondo, Desa Setail dan Desa Genteng Kulon.

“Sebelumnya, informasi tentang mereka kami dapat dari data gate check point di aplikasi Smart Kampung. Lalu kami pastikan pemudik untuk menaatinya dan disiplin 14 hari,” kata Firman.

“Kami juga mendata nomor kontak mereka dan keluarganya. Mereka akan menerima konseling via telepon atau kunjungan rutin dari petugas puskesmas terdekat. Rutin puskesmas melakukan ini,” jelasnya.

Selain memastikan pemudik disiplin Isolasi mandiri, Kecamatan Genteng juga menggelar edukasi publik tentang pemulasaran dan penguburan jenazah bagi PDP maupun Pasien positif Corona yang diikuti aparat dan relawan.

“Penanganan jenazah selama covid 19 ini kan ada protapnya khusus, nah ini perlu diketahui warga. Harapannya, masyarakat bisa tahu apa yang boleh dan tidak dilakukan terkait penanganan jenazah covid 19. Biar warga juga tidak perlu takut yang berlebihan terhadap jenazah positif Corona selama ada petugas yang menangani,” tuturnya.

Kecamatan Genteng sendiri juga membuka Posko Percepatan Penanggulangan Covid 19 yang menerima donasi dari masyarakat, termasuk juga dari ASN. Mulai dari sembako hingga masker diserahkan warga ke posko untuk didistribusikan kepada yang membutuhkan.

“Ada 2.021 sembako yang telah kami bagikan hasil dari donasi ribuan sembako dari para ASN dan donasi ribuan sembako lainnya dari berbagai elemen masyarakat lainnya di wilayah Genteng. Selama bulan Ramadan, beberapa desa juga melakukan aksi berbagi masker, nasi bungkus dan takjil buka puasa yang melibatkan para pemuda setempat. Salah satunya di Desa Kembiritan,” pungkasnya.  (*)