DINAS KESEHATAN LAKSANAKAN PENGOBATAN PRESUMTIF BERKALA PADA WPS LOKALISASI

Seiring dengan meningkatnya kasus HIV di Kabupaten Banyuwangi hingga akhir tahun 2010 di Dinas Kesehatan tercatat 787 kasus HIV. 337 orang diantaranya telah dinyatakan AIDS. Guna menekan laju pertambahan kasus HIV tersebut, dinas kesehatan melakukan upaya pencegahan penyakit menular seksual sebagai salah satu pintu masuk HIV. Berdasarkan Laporan Puskesmas yang memberikan layanan infeksi Menular Seksual (IMS) di lokalisasi pada tahun 2010 ditemukan 879 kasus IMS yang menyerang WPS lokalisasi.

Dengan masing tingginya kasus IMS di lokalisasi maka pada  bulan Januari 2011 Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi akan melaksanakan Pengobatan Presumtif Berkala (PPB) pada semua WPS di 11 lokalisasi yaitu Pakem, Klopoa, Padang Bulan, Turian, Gempol Porong, Sumber Kembang, Wonosobo, Pulo Merah, Ringin Telu, LCM/Warung Panjang/Tenda Biru, dan lokalisasi Padang Pasir.

Kepala Dinas Kesehatan H. Hariadji mengatakan “ kegiatan PPB ini dilaksanakan untuk menekan angka penyakit seksual khususnya GO dan Klamidia. PPB kali ini dilaksanakan oleh 3 komponen yaitu Komisi Penanggulangan AIDS Kab Banyuwangi, LSM Kelompok kerja Bina Sehat dan Dinas Kesehatan beserta Puskesmas”.

Pada Pengobatan Presumtif berkala WPS  diperiksa kesehatan reproduksinya kemudian  diberi obat yang harus diminum didepan petugas dan sebanyak 250 WPS  diantaranya selanjutnya diwawancarai oleh petugas survey terpadu perilaku biologis (STBP).

 Untuk menunjang keberhasilan pengobatan dalam PPB, kondom use 100 % dalam setiap kegiatan seksual, karena pengobatan ini bukan pencegah IMS imbuh Hariadji.

Untuk keberhasilan program PPB yang berada di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur ini telah dilaksanakan Sosialisasi dan advokasi pada tanggal 8 Januari 2011 yang melibatkan unsur Polres Banyuwangi, Bagian Kesmas Pemkab, Dinas Sosial, KPA, 11 Puskesmas Pelaksana, 11 Pokja Lokalisasi, dan LSM KKBS.