Ratusan Tukang Becak Buka Bersama Bareng Bupati

BANYUWANGI - Minggu sore (21/8) terlihat pemandangan yang istimewa di halaman kantor Pemkab Banyuwangi. Pasalnya, ratusan tukang becak dan para pedagang kaki lima (PKL) dari berbagai kelurahan di Banyuwangi buka puasa bersama Bupati Abdullah Azwar Anas. Menariknya, buka bersama dengan wong cilik kali ini hanya digelar di atas karpet merah yang dihamparkan begitu saja di halaman kantor bupati tanpa tenda.

Dalam acara buka bersama tersebut, Bupati juga memberi kesempatan para tukang becak  untuk menyampaikan keluh kesahnya. Bahkan, Bupati Anas memberikan tawaran kepada tukang becak yang berani maju untuk menyampaikan uneg-unegnya mendapat hadiah uang tunai dari Bupati.

Dengan malu-malu, Datuk, salah satu tukang becak dari Kelurahan Panderejo,  menyatakan kegembiraannya karena diundang buka bersama Bupati. Dia mengungkapkan kalau baru kali ini, para tukang becak diundang buka bersama oleh Bupati Banyuwangi. “ Ini baru pertama kalinya kami diundang kesini,” ungkap tukang becak yang sudah menarik becak selama 12 tahun itu. Datuk juga meminta Bupati memberikan perhatian khusus kepada tukang becak. “Kalau bisa ada bantuan yang diberikan kepada kami,” usul Datuk yang disambut tepuk tangan tukang becak lainnya.

Selain Datuk, ada Dulhadi yang meminta agar Bupati Anas memfasilitasi  tukang becak dalam bentuk koperasi bagi tukang becak. Menurut Dulhadi, dikoperasi itu nantinya tukang becak bisa mendapat keringanan untuk membeli onderdil becak seperti velg, rantai dan ban. “Karena onderdil buat becak cukup mahal, padahal pendapatan pas-pasan,” keluh tukang becak yang telah menjalani profesinya selama 10 tahun ini. .

Mendengar usulan beberapa tukang tersebut, dengan ramah Bupati Anas menjawab semua yang diusulkan para abang becak ini dan akan diditindaklanjuti. “Ya untuk tukang becak ini pemkab akan berkoordinasi dengan Bank Jatim untuk penyaluran kredit lunak bagi tukang becak,”terang Bupati yang langsung diiyakan Pak Malakin, Kepala Cabang Bank Jatim Banyuwangi yang ikut buka bersama.  Ditambahkan Bupati, untuk penyaluran kredit ini yang penting koperasi atau paguyubannya di dirikan dulu, karena kredit tersebut akan disalurkan melalui wadah paguyuban tukang becak.

Disela-sela berbuka bersama, Bupati Anas mengungkapkan hatinya merasa gembira bisa bertatap muka langsung dengan para tukang becak. Menurut Bupati, tukang becak adalah bagian dari masyarakat yang memilliki peran penting dalam geliat pembangunan kota Banyuwangi. “Apalagi Banyuwangi sebentar lagi akan dijadikan sebagai kota tujuan wisata. Tukang becak berperan memberi pelayanan yang ramah bagi wisatawan.  Kalau tukang becaknya ramah, wisatawan akan merasa nyaman dan mereka juga tidak akan segan untuk membayar lebih,” jlentreh Bupati. Sebagai penutup buka bersama, Bupati berpesan agar para tukang becak tetap semangat dalam menjalani pekerjaannya. “Jangan lupa berdoa ya, meskipun tukang becak harus memiliki cita-cita menyekolahkan anak hingga sukses,” tutur Bupati. (Humas)