BUPATI SIDAK UNAS

BANYUWANGI – Sebanyak 13.000 siswa / siswi SMU/SMK/MA/SMULB se- Kabupaten Banyuwangi, kemarin Senin (17/4) mengikuti Ujian Akhir Nasional (Unas). Mulai pukul 06.00 wib ribuan siswa kelas XII yang tersebar di Kabupaten Banyuwangi, tampak siap di sekolah masing-masing, meski ujian baru dimulai pukul 07.30 Wib.Sementara,pengawas ujian telah mengambil soal dari Polsek untuk distribusikan ke sekolah-sekolah, sejak pagi-pagi buta.

Menurut Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Kabid Dikdasmen) Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olah Raga, Catur Parmarto, MPd, untuk materi soal ujian yang diberikan ke siswa kali ini berbeda dengan tahun lalu. Jika tahun lalu, soalnya hanya dua jenis soal dalam satu ruangan. Saat ini tiap ruang ada lima paket soal. “Itu berarti, hanya ada empat anak yang mengerjakan soal yang sama. Sehingga sedikit sekali kemungkinan siswa bisa bekerja sama dengan temannya,” kata Catur.

Pelaksanaan Unas untuk SMU/MA/SMULB berlangsung selama empat hari dengan enam mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Biologi, Matematika, Bahasa Inggris, Kimia dan fisika, khusus jurusan IPA. Sedangkan jurusan IPS, Bahasa Indonesia, Sosiologi, Matematika, Bahasa Inggris, Geografi dan Ekonomi. Sementara, untuk SMK pelaksanaan Unas hanya tiga hari dengan dan tiga bidang studi, yakni Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Sementara, guna melihat dari dekat siswa-siswi mengerjakan soal-soal Unas, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, MSi, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, Drs Sulihtiyono, MPd, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SMU I Glagah.

Praktis kedatangan orang nomor satu di Banyuwangi ini disambut antusias siswa yang kebetulan sedang istirahat dari jam pertama. Dalam kesempatan tersebut,Bupati Anas, menyempatkan diri melihat seluruh ruang yang digunakan Ujian Nasional tersebut. Bahkan, Bupati juga sempat berdialog dengan siswa yang sedang membaca buku-buku pelajaran di teras sekolah unggulan di Kota Gandrung tersebut. Dalam dialog tersebut, menanyakan dari mana buku-buku pelajaran ini.  Bupati Anas juga sempat mendoakan siswa siswi yang mengikuti ujian agar bisa lulus semua dengan mengantongi nilai bagus, yang diamini siswa siswi di sana.

Sementara itu, Sulihtiyono, menyampaikan untuk standar nilai kelulusan tahun ini masih sama dengan tahun lalu yakni, 5,5.Dengan standar nilai 5,5 ini, Sulitiyono, berharap angka kelulusan di Banyuwangi bisa mencapai 100 persen. “Untuk angka kelulusan ini, Banyuwangi masuk peringkat 10 besar di Jawa Timur,” ujarnya.  (Humas)