Bupati Turun Kebawah, Untuk Melihat Aktivitas Warganya

BANYUWANGI – Rabu pagi  (27/7) Bupati Banyuwangi  H. Abdullah Azwar Anas mengawali kegiatan dengan melakukan kunjungan kerja  ke kecamatan  Siliragung. Agenda kegiatan Bupati Anas cukup padat, diawali dengan kunjungan ke Klinik Pertanian  PT. Santani  Agro Mandiri yang menjadi mitra beberapa ( Gabungan Kelompok Tani ) Gapoktan di Siliragung. Bupati menyempatkan diri untuk berdialog sejenak dengan gapoktan – gapoktan tersebut. Beberapa diantara mereka mengungkapkan kegembiraannya karena telah berhasil mengendalikan hama  -  berupa wereng, keong, sundep dan asem-asem  - yang selama ini menghancurkan tanaman mereka sehingga gagal panen selama dua musim. Dalam dialog tersebut Bupati Anas menyatakan penghargaannya atas aspirasi dan tindakan nyata masyarakat. “Saya salut pada petani, meski tanpa digaji pemerintah tetapi tetap semangat,” ujar Bupati kepada para petani. Ditambahkan oleh Bupati, “Pemerintah Daerah mensupport segala bentuk kerjasama yang bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tambah Bupati seraya meminta kepada Dinas Pertanian untuk mendata semua obat organik yang masuk ke Banyuwangi.

Selanjutnya Bupati melanjutkan kunjungannya ke keramba yang dikelola masyarakat di sebuah sungai. Dari panjang sungai yang kurang lebih 5 km, sepanjang 1 km dimanfaatkan untuk memelihara ikan di keramba. Masing-masing keramba yang mempunyai panjang 4 meter dan lebar 1 m 20 cm  diisi 500 ekor ikan dari jenis nila hitam dan nila merah. Masyarakat yang ikut mengelola menyampaikan biasanya pada saat panen nanti, jumlah ikan yang dipanen  tinggal  70 persen  saja, dikarenakan daya tahan ikan terhadap cuaca tidak sama. Untuk itu, Bupati berpesan,Bupati meminta agar sungai tersebut tetap dijaga kebersihannya, dan kedepan keramba tersebut bisa membantu meningkatkan penghasilan masyarakat."Program ini baik dan bisa diteruskan oleh generasi berikutnya.Saya minta sepanjang tepi sungai  ini juga ditanami tanaman karangkitri seperti cabai, tomat dan terong, sehingga jika tiba masanya panen bersama, masyarakat bisa membakar ikan yang bahan pembuat sambal dan sayurannya diambil dari sini pula,” tambah Bupati seraya disambut tepuk tangan dan teriakan setuju dari masyarakat.

Kunjungan berikutnya adalah ke PUSKESMAS Siliragung. Dalam kunjungan singkat tersebut Bupati berpesan agar semua karyawan terus meningkatkan kinerja. Ke depan, kata Bupati, dengan kinerja yang semakin baik diharapkan pelayanan publik pun akan semakin baik pula. Bupati juga mengingatkan agar kebersihan dan penghijauan terus ditingkatkan.

Peninjauan ke rumah tangga miskin (RTM) menjadi sasaran kunjungan berikutnya. Dalam kunjungannya ini, Bupati menyerahkan bantuan dana dan sembako kepada masyarakat miskin yang tergolong dalam cluster pertama, yaitu miskin sekali. Yang dianalogikan Bupati sebagai orang yang tidak mungkin diberi kail, tapi diberi ikan. Setelah itu Bupati menyempatkan untuk berkunjung ke Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Makmur, Desa Buluagung Kecamatan Siliragung. LMDH ini berkonsentrasi pada pembuatan energi bahan bakar nabati berupa bio diesel berbasis tanaman nyamplung. Bupati meminta supaya LMDH juga punya kepedulian terhadap masyarakat miskin melalui program pemberdayaan masyarakat yang bekerjasama dengan Perhutani.

Terakhir, Bupati didampingi Kapolres, Kajari dan Danlanal mengikuti  acara Petik Laut di Pancer. Dalam acara ini, Bupati berpesan kepada segenap masayarakat Pancer, untuk melestarikan budaya petik laut, ,karena petik laut memiliki prospek wisata yang cukup baik. "Apalagi ditambah dengan atraksi kesenian. Selain itu, mohon jaga kebersihan pantai. Karena Pancer dan Pulau Merah untuk ke depannya akan jadi titik pariwisata,” tutur Bupati disela-sela acara larung sesaji di pantai.

Sebelum mengikuti petik laut, Bupati dan rombongan Forum Pimpinan Daerah (FPD) melakukan tabur bunga di monumen korban gelombang pasang tsunami, pada 2 Juni 1994 yang saat itu menewaskan 229 jiwa penduduk Pancer, Lampon, Rajegwesi, Kecamatan Pesanggaran.(HUMAS)