BUPATI HADIRI EVALUASI PROGRAM SERATUS HARI BIDANG KESEHATAN

Banyuwangi,  Sebagai tindak lanjut evaluasi Program Seratus Hari Bupati Banyuwangi yang telah dilaksanakan secara maraton mulai tanggal 4 Januari s/d 2 Februari 2011 dengan menghadirkan seluruh Kepala Puskesmas beserta staf setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis.

Pada hari senin tanggal 7 Februari 2011 telah dilakukan evaluasi secara menyeluruh Program Seratus Hari Bupati Banyuwangi dibidang kesehatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Banyuwangi dibidang kesehatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas, MSi, disela-sela kesibukannya. Menurut Bupati momen semacam ini sangat penting untuk kepentingan masyarakat Banyuwangi dan sebagai bukti bahwa Bupati sangat perhatian dan bersungguh-sungguh dalam mengawal beberapa program prioritas yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan yang langsung menyentuh kepentingan dan kebutuhan masyarakat hendaknya mendapat perhatian ekstra dari para dokter dan penyelenggara pelayanan kesehatan ditingkat bawah. Upayakan masyarakat bisa tercukupi kebutuhannya dibidang pelayanan kesehatan, timbulkan kesan pada masyarakat bahwa apabila sakit bisa memanfaatkan Puskesmas atau ada kesan “ingat sehat ingat puskesmas”. Anjuran Bupati tersebut telah direspon oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Hariadji Sugito dengan upaya inovatif “SEHAT BERSAMA PUSKESMAS” yang merupakan upaya optimalisasi Gerakan Puskesmas Berhati MP3 (Bersemangat Kerja denga Hati menuju Peningkatan Mutu Pelayanan Publik) Menurut Hariadji ada 2 kegiatan terobosan dalam “SEHAT BERSAMA PUSKESMAS” yang bertujuan untuk akslerasi tercapainya kemandirian masyarakat dibidang kesehatan yaitu :

1.    Pelayanan Posyandu “Plus”, yaitu pelayanan kesehatan di Posyandu disertai dengan kunjungan rumah disekitar Posyandu dengan layanan PHBS, Pengamatan Penyakit dan Status Gizi, Sanitasi Dasar, Keperawatan Keluarga, dan Pengisian Kartu Kesehatan Keluarga. Kegiatan ini melibatkan Kader Kesehatan sebagai upaya transfer pengetahuan dan ketrampilan kader kesehatan.

2.   Pembentukan “PEER EDUCATION KESEHATAN” di Perguruan Tinggi sebagai “Agent of Change” dibidang kesehatan yang disinergikan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Bupati, bahwa dalam menunjang kegiatan “SEHAT BERSAMA PUSKESMAS” Dinas Kesehatan diminta untuk menyampaikan perkiraan hambatannya, selanjutnya solusi penyelesaianya akan diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. (Dinkes)