BUPATI DORONG AGAR PERBANKAN INVESTASI SEKTOR MIKRO

Banyuwangi – Upaya yang gencar dilakukan Bupati H.Abdullah Azwar Anas.MSi adalah menarik sebanyak mungkin investor agar makin berinvestasi di Banyuwangi, salah satunya ketika Bupati Anas bertemu dengan Dirut Bank Jatim Provinsi Jatim Mulyono minggu (13/2) di Surabaya.

Dalam kesempatan itu Bupati mebicarakan sektor miko dengan Dirut Bank Jatim, kedepan Bupati Anas berharap agar Bank Jatim bias mengucurkan dana untuk membiayai petani cabai, peternak sapi dan sapi perah. “ Kita akan terus mendorong Bank Jatim untuk andil membesarkan sector mikro di Banyuwangi, kalau investasi tumbuh, lapangan pekerjaan untuk masyarakat akan terbuka lebar” jelas Bupati Anas.

Tidak hanya dengan Bank Jatim, Bupati juga menemui beberapa pimpinan bank lainnya dengan tujuan sama yakni mendorong kalangan perbankkan mendukung penuh upaya investasi yang akan masuk Banyuwangi.

Pertemuan Bupati Anas dengan pimpinan Bank Jatim Mulyono membuahkan hasil konkrit berupa selain bank jatim siap mengucurkan dana untuk revitalisasi PT KBR, Bank jatim juga siap mengucurkan dana untuk seKtor mikro.

Ketika mengunjungi PT KBR saat bertemu Wakil Bupati Yusuf Widiatmoko ,Senin (14/2) Mulyono menjelaskan saat ini Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank jatim mencapai sekitar 120 persen dari total LDR Bank jatim itu, sekitar 80 hingga 90 persen terserap di sektor perdagangan.

Oleh karena itu Mulyono akan medorong agar LDR yang dimiliki Bank Jatim bias juga terserap sektor pertanian, Mulyono juga mendukung penuh upaya Bupati Anas untuk menerapkan resi gudang kepada para petani Banyuwangi. Dengan system ini petani tidak perlu khawatir harga produk hasil pertanian anjlok. Melalui system resi gudang, Bank jatim menyatakan siap mengucurkan dana permodalan kepada petani Banyuwangi.untuk percepatan pelaksanaan system resi gudang Mulyono berharap Pemkab banyuwangi segera menyusun Perda Resi Gudang. Dan adanya Perda ini percepatan pelaksanaan system resi gudang bias segera dilaksanakan. (Humas)