Bupati Anas Melantik 780 Pejabat Di Lapangan Di Bawah Terik Matahari

 

BANYUWANGI – Menyusul pemberlakuan Peraturan Daerah tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang disyahkan pada 19 Agustus 2016, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melantik 780 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Pelantikan tersebut digelar di lapagan  Taman Blambangan, di bawah terik sinar matahari, Jum’at (30/12).

Dengan mengenakan pakaian adat khas Banyuwangi, para pejabat ini berbaris rapi di tengah lapangan. Mereka pun tampak seksama mengikuti proses pelatikan dari pukul 08.00 WIB hingga menjelang pukul 10. 00 WIB.  

Bupati Anas mengungkapkan sengaja menggelar pelantikan ini di lapangan sebagai simbol pejabat harus terjun di tengah masyarakat. “Pejabat yang harus turun ditengah-tengah masyarakat. Karena kerja lapangan itu penting, untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di masyarakat,” ujarnya

Selain itu, digelar siang hari juga menunjukkan spirit kekuatan the sunrise of java yang telah menjadi tagline Banyuwangi. “Di tengah terik matahari ini sebagai pengandaian bahwa tahun 2017 mendatang penuh tantangan, maka dibutuhkan seorang pejabat yang tangguh, yang tahan banting,” jelas Anas.  

Hal itu diwujudkan dalam Bupati Anas dalam struktur pejabat yang dilantik kali ini. Anas menjelaskan bahwa postur pejabat kali ini adalah mereka yang dianggap pekerja keras. Mereka diharapkan bisa menghadapi tantangan 2017 mendatang.

“Tantangan ke depan itu berat. Mulai dari angka kelahian yang mencapai 23 ribu orang per tahun, angka kelulusan anak SMA/SMk yang mencapai 80 ribu anak. Ini tentunya menjadi PR tersendiri bagi Banyuwangi. Tapi kita sudah memiliki strategi yang kami harap bisa menghadapi masalh ini, dan tentunya ini butuh figur SDM pejabat yang mumpuni pula,”  jelas Anas.

Dalam OPD baru ini, ada SKPD ada baru yang terdiri dari 21 dinas, 4 badan, dan 10 bagian. 780 pejabat struktural yang terinci 28 pejabat pimpinan tinggi pratama, 183 administrator dan 569 pengawas.

Dalam acara ini, Bupati Anas juga melantik inspektor pembantu dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur yang ditempatkan di Inspektorat Banyuwangi. Bupati Anas berharap agar auditor baru ini bisa memperkuat lini pengelolaan keuangan daerah.

“Ditempatkannya pejabat BPKP ini untuk pengendalian sistem internal keuangan pemkab, supaya bisa deteksi lebih dini setiap. Ibaratnya, kita juga perlu penjaga gawang, sehingga saat kita lari masih ada yang menjaga gawang kita dengan baik,” pungkas Anas. (Humas)