Bupati anas Atur Prioritas Pembangunan Infrastruktur di Tengah Pandemi

BANYUWANGI – Di tengah fokus pada penanganan covid 19, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar melakukan peninjauan pembangunan infrastruktur daerah. Bupati Anas meninjau langsung jalan-jalan desa yang perlu mendapat perbaikan.

Salah satunya, Anas berkeliling melihat jalan-jalan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Cluring dan Siliragung yang perlu mendapat perbaikan, pada Rabu sore (4/8/2020). Anas mengajak dinas Dinas PU Cipta Karya dan Bina Marga. 

"Kami tetap fokus pada penanganan covid, namun kami juga ingin melihat kondisi jalan penghubung di desa-desa. Seiring dengan berkurangnya Dana Alokasi Khusus infratsruktur dari pemerintah pusat yang dialihkan untuk penanganan covid karena memang lebih urgent, pemkab harus membuat kembali skala prioritas jalan mana yang perlu dibangun atau dipelihara," kata Anas. 

Di Kecamatan Cluring, Anas meninjau  jalan desa yang berlubang di Desa Taman Agung. Selain kondisi tanah yang labil, jalan tersebut rusak karena sering dilewati truk bermuatan tebu yang lalu lalang dari perkebunan yang dekat dengan lokasi tersebut. 

"Saya mendapat keluhan dari warga kondisi jalannya yang rusak. Karena itu saya melihat langsung ke sini. Saya membawa dinas PU Cipta Karya agar bisa langsung ditangani," kata Anas.

Sementara di Kecamatan Siliragung, Anas juga meninjau jalan rusak di Dusun Krajan, Desa Barurejo. Menurut warga, jalan ini rusak karena sering dilewati truk yang tonasenya melebihi kapasitas.

"Saya ingin tahu dari dekat kondisi jalan yang rusak ini. Ada beberapa ruas  jalan yang rusak karena usia, ada yang karena irigasinya kurang memadai dan sebagian lagi karena sering dilewati kendaraan besar yang muatannya berlebih," kata Anas.

"Kami pertimbangkan, mana yang paling prioritas untuk diperbaiki terlebih dahulu. Nantinya ada yang diaspal, dan ada yang pavingisasi," beber Anas.

Dalam kesempatan itu, Anas meminta kepada aparat desa setempat untuk turut bersama menjaga jalan tersebut agar terhindar dari kerusakan. Para aparat desa dan warga diharap bisa merawat jalan bersama.

"Caranya, ya irigasinya harus diperhatikan. Dan kendaraan yang lewat jangan sampai kelebihan muatan. Kalau ini tidak diperhatikan, walau pun sudah diperbaiki, sampai kapan pun akan terus menerus rusak kembali," kata Anas.

"Nanti, dinas terkait akan kami minta untuk segera ditangani," pungkas Anas. (*)