Bupati Anas Ajak Masyarakat Tumbuhkan Kebanggaan terhadap Banyuwangi dan Jatim di Peringatan HUT ke 74 Provinsi Jawa Timur

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperingati HUT ke 74 Provinsi Jawa Timur, Sabtu (12/10), dengan menggelar upacara di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi. Upacara yang diikuti para pegawai negeri sipil (PNS) dan para pelajar Kabupaten Banyuwangi itu dipimpin Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Bupati Anas mengajak agar peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim tersebut dijadikan  momentum  untuk menumbuhkan rasa persatuan kesatuan,  mendorong semangat memiliki dan membangun daerah, serta memperkuat rasa kecintaan masyarakat di wilayah Jawa Timur.

Anas juga mengajak masyarakat untuk memiliki kebanggaan pada daerahnya. Terutama berkat kerja keras pemerintah bersama warga, membuahkan berbagai penghargaan. "Banyuwangi baru saja mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Terinovatif dalam kompetisi Innovative Government Award (IGA) 2019. Dan kita akan kembali mendapat penghargaan terkait Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) karena Banyuwangi Festival dinyatakan masuk dalam Top 45 Sinovik. Dan Banyuwangi akan diganjar hadiah sebesar 10 -12 miliar rupiah," ujar Anas.

 Anas menyebut, Provinsi Jawa Timur punya visi dan misi yang hebat untuk membawa negeri ini maju dan rakyat sejahtera.  Namun tentu visi misi ini tidak akan berjalan dengan baik kalau tidak ada eksekusi dan birokrasi yang baik di tingkat daerah. 

"Kalau daerah berhasil, tentu akan mengakumulasi keberhasilan Provinsi Jatim. Karena itu marilah kita terus berbenah dan berprestasi. Saya kira upaya Banyuwangi sejak 8 tahun  lalu yang  menjadikan pariwisata sebagai pilihan, di saat industri di kabupaten lain mulai layu, akan tetap teguh kita lakukan," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Anas pun mengumumkan pemenang lomba sinergitas kinerja kecamatan yang diselenggarakan oleh Pemkab Banyuwangi. Terpilih 3 dari 25 kecamatan yang berkinerja terbaik, terutama dalam menciptakan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketiga kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Genteng, Bangorejo dan Muncar. Juara I mendapatkan reward sebesar Rp 10 juta, Juara II Rp 7,5 juta, dan Juara III Rp 5 juta.

"Yakinlah, setiap inovasi melahirkan rejeki. Minimal orang akan datang. Semoga ini akan memotivasi kecamatan-kecamatan lain, sehingga kemudian akan lahir kecamatan lain yang berinovasi," pesannya.

Sementara itu, Camat Genteng, Firman Sanyoto mengaku bangga terpilih sebagai Juara I. Semua kami lakukan bukan semata-mata untuk reward, tapi memang murni untuk rakyat agar mereka lebih mudah mengakses layanan," ujar Firman. 

Untuk diketahui, Kecamatan Genteng termasuk kecamatan di wilayah selatan Banyuwangi yang tak pernah berhenti berinovasi. Seluruh desa yang ada di Kecamatan Genteng pun menunjukkan dedikasi terbaiknya demi melayani masyarakat. Bahkan berdasarkan rilis Kementerian Desa  masuk dalam kategori 100 desa terbaik di Indonesia.

Inovasi terus dibuat oleh kecamatan ini. Di antaranya yang terbaru adalah inovasi SIMAS  MANDIRI (Sistem Masyarakat Melayani Sendiri) dan SIAP CANTIK (Sistim Aplikasi Posyandu Pencatatan Elektronik). (*)