BUPATI AJAK PELAJAR RAIH MASA DEPAN GEMILANG

Singojuruh – Masa depan yang gemilang bukan hanya ditentukan dengan nilai yang dicapai seseorang dibangku sekolah. Senantiasa memotivasi diri untuk melakukan yang terbaik dan proses belajar yang tidak pernah berhenti juga ikut berpengaruh menentukan masa depan setiap individu. Lebih dari itu, berdoa dan berserah diri pada Allah SWT juga menjadi kunci keberhasilan setelah maksimalnya usaha yang dilakukan. “ Doa membawa keajaiban yang tidak pernah kita sangka sebelumnya,”demikian   pesan Bupati Anas pada para siswa, saat memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Kontes Da’i Pelajar dan English Speech Contest se Kabupaten Banyuwangi, kemarin siang (12/5) di SMAN 1 Darussholah, Singojuruh .

Menurut Bupati Anas keberhasilan bukan hanya milik orang kaya dan orang kota saja. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama. Bupati Anas menceritakan tentang asalnya yang dari desa. Hal itu tidak menghalanginya untuk menjadi siswa yang aktif baik di Osis maupun kegiatan lainnya. Bahkan ketika menjalani SMA di Jember, ia bisa menjadi Ketua Ikatan Pemuda Nahdatul Ulama (IPNU) dan masih sempat menjadi reporter sebuah radio swasta. Bupati menekankan kalau pelajar juga harus bisa membagi waktu antara belajar dengan kegiatan lainnya.  “ Masa depan akan semakin sempit kalau tidak diperjuangkan,” tambah Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati juga mengajak  guru –guru untuk terus memberikan motivasi dan dorongan pada siswa agar berhasil dalam belajar. Sekolah harus menanamkan budaya-budaya yang baik untuk membentuk karakter pribadi siswa. “ Membangun Banyuwangi bukan hanya fisiknya saja tapi juga akhlak dan moralnya,” ujar bupati. Hal tersebut bisa dimulai dari bangku sekolah.  Bupati juga mengajak orang tua murid untuk menanamkan  kebaikan dengan keteladanan pada anak.

Sementara itu dalam acara yang juga menjadi peringatan Dies Natalis SMAN 1 Darussholah, Kepala Sekolah, Drs. Yasni, mengungkapkan kehadiran Bupati beserta jajaran Pemkab dan Muspida, menjadi motivasi bagi civitas akademika untuk untuk terus mengembangkan potensi sekolah.

Acara diakhiri dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya lomba. Kegiatan itu diadakan selama dua hari (13-14/5). Selanjutnya Bupati melakukan pemotongan pita membuka penyelenggaraan Bazar Osis. Bazar diadakan selama lomba berlangsung dan merupakan kreativitas siswa SMAN 1 Darussholah yang menjual aneka kuliner. (Humas)