Bupati Ajak LSM Dukung Program Pembangunan di Banyuwangi

BANYUWANGI – Membangun Banyuwangi tidak cukup jika hanya dilakukan oleh Bupati beserta jajaran pemerintahannya, namun perlu dukungan dari semua pihak. Untuk itu, Bupati Abdullah Azwar Anas meminta dukungan para aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Banyuwangi untuk menyukseskan program-program Pemkab dalam upaya membangun Banyuwangi. Hal itu disampaikan Bupati saat membuka sarasehan Implementasi Paham Integralistik Dalam Membangun Banyuwangi, yang diikuti kalangan LSM, di Aula Rumah Sakit Islam Fatimah, Selasa(1/11).

Menurut Bupati, selain bentuk dukungan bagi program pemkab, evaluasi maupun penilaian terhadap hasil pembangunan yang telah berjalan di Kabupaten Banyuwangi juga sah dilakukan oleh LSM. “ Namun saya sangat berharap evaluasi tidak dilakukan secara parsial karena ada kebijakan anggaran yang menjadi acuan bagi  berjalannya sebuah program pembangunan” ungkap Bupati Anas.

Diterangkan oleh Bupati, dana APBD Kabupaten Banyuwangi terbatas. Pada tahun 2012, APBD diproyeksikan Rp. 1,5 triliun (asumsi masih berdasarkan pendapatan pada tahun 2011). Sementara kebutuhan untuk gaji pegawai mencapai Rp. 900 miliar lebih, sehingga anggaran pembangunan hanya tersisa tidak lebih dari Rp. 600 miliar.

Dari nilai tersebut, 40  persen dialokasikan sebagai dana pendidikan, 13 persen untuk anggaran pedesaan dan 10 persen dialokasikan untuk anggaran kemiskinan berbasis pedesaan. “ Belum semua aspek bisa dijangkau oleh dana APBD, untuk itu saya berharap masyarakat bisa lebih berpartisipasi dalam proses pembangunan,” harap Bupati.

Sementara itu menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Drs. Abdullah, sebagai penyelenggara acara, kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan pemahaman kalangan LSM atas peran serta dalam pembangunan negara dan masyarakat. Sebelumnya, pada acara tersebut Bupati Anas juga berkesempatan menyerahkan bantuan pendidikan kepada tiga orang anak yatim piatu. (Humas & Protokol)