Besok, Banyuwangi Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan Serentak Secara Online

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi akan menggelar musrebang tingkat (musrenbangcam) serentak secara online. Seperti yang dilaksanakan pada musrenbang desa sebelumnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akan memberikan pengarahan melalui video conference yang diikuti seluruh stake holder di kecamatan.

Musrenbangcam online tersebut akan dibuka Bupati Anas di Kantor Kecamatan Singojuruh, besok Rabu (5/2/2020).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Suyanto Waspotondo mengatakan, setelah digelar musrenbang tingkat desa, kali ini tahapan perencanaan pembangunan di Banyuwangi untuk tahun 2021 telah masuk tahapa musrenbang tingkat kecamatan.

“Musrenbangcam ini akan menjadi tahap awal penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) di tahun depan. Dari Musrenbangcam nantinya akan berlanjut ke musren tingkat kabupaten,” kaya Yayan sapaan akrabnya.

Yayan melanjutkan, musrenbangcam tersebut akan diikuti 25 kecamatan se kabupaten. Masing-masing kecamatan akan diikuti oleh segenap stakeholder mulai perwakilan desa, forum pimpinan kecamatan, UPTD sekolah dan lainnya. Pada kesempatan ini, Bupati Anas akan memberikan arahan tentang prioritas pembangunan, mulai nasional, provinsi dan daerah.

“Arahan tersebut akan menjadi acuan bagi stakeholder kecamatan dalam menyususun rencana kerja kedepan. Agar prioritas pembangunan di kecamatan juga bisa searah dan selaras untuk menghasilkan capaian yang optimal,” ujar Yayan.

Pada musrenbangcam tersebut, lanjut Yayan, kecamatan akan mengusulkan program-programnya yang perlu mendapatkan dukungan dari dana APBD kabupaten. Semua program itu akan masuk ke dalam pagu indikatif kecamatan yang pada 2021 mendapatkan alokasi sebesar Rp. 115 milyar.

“Misalnya kecamatan bisa mengusulkan pembangunan jalan poros kecamatan, pembangunan atau renovasi gedung sekolah yang ada di lingkup kecamatan dan sebagainya,” ujar Yayan.

Yayan menambahkan, seperti musrenbangdes, musrenbangcam besok juga akan berlangsung secara online. Dimana 5 kecamatan akan terhubung melalui video conference dengan Bupati Anas. Dan 20 kecamatan lainnya mengikuti arahan secara  live streaming.

“Jadi besok, lima kecamatan akan langsung bisa berinteraksi dengan Bupati Anas, mereka bisa menyampaikan prioritas pembangunan kecamatan kepada Bupati, program yang prioritas tapi tidak tercover pagu indikatif kecamatan dicatat oleh Bappeda untuk di ajukan ke Musrenbang kabupaten,” pungkasnya.