Bareng Tim WSL, Pemkab Terus Matangkan Kejuaraan Selancar Dunia di Pantai G-Land Banyuwangi

BANYUWANGI –  Pantai G-Land Banyuwangi akan menjadi tuan rumah kompetisi World Surf League (WSL) Championship Tour 2020 pada Juni 2020 mendatang. Pertemuan intensif pun dilakukan antara official team WSL, pemkab Banyuwangi dan sejumlah stakeholder untuk mematangkan persiapan kompetisi selancar dunia  tersebut.

Rapat pun digelar di Banyuwangi, Jumat (24/1/2020) yang dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, Sekretaris Daerah Banyuwangi Mujiono, event director WSL Australia, Asia & Oceania Steve Gough  dan Sekretaris Jendral Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Tipi Jabrik, serta stakeholder lainnya.

Event Director WSL Australia, Asia & Oceania Steve Gough mengatakan untuk persipan non teknis sendiri saat ini sudah mencapai 60 persen. Sebanyak 45 peselancar terbaik dunia juga sudah terkonfirmasi akan ikut serta di event ini.

“Ini memang event yang sudah ditunggu-tunggu oleh para atlet surfing dunia juga para penggemar surfing. Tidak kurang 250 orang dari berbagai dunia yang akan datang ke Pantai G-land untuk menyaksikan event ini,” ujar Steve.   

Steve pun optimis kalau WSL Champions yang bakal digelar di Banyuwangi bakalan sukses. Karena selain G-Land memiliki salah satu ombak terbaik di dunia, masyarakat dan pemerintah daerahnya sangat mendukung pelaksanaan event.

“Kami bersemangat untuk mengangkat nama Banyuwangi karea antusiasme daerahnya luar biasa,” ujarnya.

Terkait teknis pelaksanaan kompetisi, Tipi Jabrik selaku pelaksana WSL perwakilan Indonesia mengatakan telah melakukan survey ke lokasi pelaksanaan event, yakni di Pantai Plengkung. Dari survey tersebut, ada beberapa hal yang masih perlu untuk disiapkan dan dilengkapi dan berharap ada dukungan dari pemkab dan instansi terkait.

“Kali ini kami ingin memastikan semua keperluan teknis saat kompetisi berlangsung bisa tersedia dengan baik. Mulai akomodasi, infrastruktur pendukung lomba, juga moda transportasi angkutan untuk untuk loading dan unloading peralatan logistik yang beratnya mencapai 25 ton ke area pantai. Logistik tersebut antara lain peralatan broadcast untuk penyiaran lomba dari media internasional," kata Tipi.

“Termasuk pembangunan tower juri serta sambungan jaringan listrik dan internet yang sudah dikoordinasikan dengan PLN dan ICON plus,” imbuh Tipi.

WSL Championship Tour sendiri adalah liga selancar paling bergengsi dunia. Tur ini berisi 11 ajang selancar yang digelar April-Desember setiap tahunnya di berbagai pantai di dunia.

Tahun ini, WSL Championship Tour digelar antara lain di Australia, AS, Brazil, Hawaii, Tahiti, Afrika Selatan, Portugal, hingga Prancis. Juga akan berlangsung di G-Land Banyuwangi pada 4-14 Juni 2020. Pantai G-Land sendiri berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo.

Sementara itu, Wabup Yusuf mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung pelaksanaan kompetisi selancar dunia yang akan berlangsung di Banyuwangi menyesuaikan keperluan yang dibutuhkan penyelenggara.

"Akan segera kami koordinasikan apa-apa saja perlu kami dukung untuk segera kami tindaklanjuti. Termasuk akan berkoordinasi langsung dengan semua pihak yang terkait baik imigrasi, bea cukai, taman nasional dan pihak lainnya. Kami siap mendukung," pungkas Yusuf. (*)