AUDIENSI BUPATI DENGAN DOKTER SPESIALIS RSUD GENTENG

Genteng – Setelah merampungkan agendanya di Kecamatan Singojuruh, kemarin siang (12/5)Bupati Anas beserta  jajaran Pemkab Banyuwangi  melanjutkan perjalanannya ke Genteng untuk menghadiri audiensi dengan para dokter spesialis. Audiensi ini diadakan oleh Bupati untuk mendapatkan masukan terkait pelayanan rumah sakit yang dilakukan oleh dokter spesialis di RSUD Genteng. Bupati mempertanyakan mengenai munculnya persepsi di masyarakat mengenai pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit milik pemerintah tidak sebaik pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit swasta. Begitu juga pelayanan dokter spesialis yang ada  dirumah sakit dirasakan kurang maksimal. Hal ini mendapat tanggapan yang beragam dari peserta yang hadir.

Menurut salah satu dokter spesialis anak, dr. Hendro, sebenarnya pelayanan di RS milik perintah lebih baik dari RS swasta, dokter-dokternya lebih terampil dan peralatan yang ada pun lebih memadai. “Tapi secara idealis memang ada yang masih kurang,” ungkapnya. Ia mengungkapkan bahwa masalah kesejahteraan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan dokter spesialis. Hal ini diamini oleh beberapa dokter lainnya. Menanggapi ini Bupati Anas mengatakan akan meninjau ulang anggaran pemerintah. Bupati juga akan melakukan perbandingan dengan Kabupaten lain untuk membandingkan besaran nilai kesejahteraan bagi dokter spesialis.

Selain itu permohonan pengadaan alat CT Scan dan inkubator akan dipenuhi, namun pihak dokter dan rumah sakit diminta bersabar karena hal ini terkait anggaran yang memiliki mekanismenya sendiri. Selain itu Bupati juga menyampaikan, untuk dokter umum yang akan mengambil spesialisasi, bisa mengajukan beasiswa ke Pemkab asalkan setelah lulus kembali dan mengabdi di Banyuwangi.

Masalah kesejahteraan berkaitan erat juga dengan APBD Kabupaten. Dalam kesempatan itu  Bupati mengutarakan berbagai program  peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan program kesejahteraan untuk rakyat. Diantaranya menumbuhkan investasi makro dengan mendatangkan perusahaan multi nasional. Selain  memberi kontribusi pajak, perusahaan itu juga akan membuka peluang kerja bagi 1500 orang, dalam 2 tahun kedepan. Bupati juga menertibkan pemasangan baliho iklan komersial yang selama ini belum lancar  dalam hal pembayaran pajaknya.

Terakhir Bupati mengucapkan terima kasih atas pengabdian para dokter spesialis dan pengabdian yang sudah berjalan terus ditingkatkan. Semua masukan akan dijadikan sumber inspirasi dalam mengambil kebijakan di bidang pelayanan kesehatan. (Humas)