Atasi Banjir, Pemkab Banyuwangi Normalisasi Sungai Kalilo

Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi segera melakukan normalisasi sungai Kalilo untuk mengantisipasi banjir di wilayah kota. Normalisasi ini dipandang penting, karena luapan air ini merupakan penyebab banjir di wilayah kota, khususnya di kawasan yang dilalui aliran sungai.

Hal itu diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Guntur Priambodo, Selasa (10/3/2020).

"Besok akan kami mulai normalisasi sungai Kalilo. Normalisasi ini salah satu cara biar tidak lagi terjadi banjir yang meluap di wilayah kota seperti kemarin," kata Guntur.

Sekedar diketahui, hujan deras yang mengguyur Banyuwangi pada kemarin Senin (9/3/2020) sejak siang hingga sore hari telah mengakibatkan banjir di sejumlah kampung di Banyuwangi. Setidaknya ada empat lokasi yang terendam banjir, dan wilayah tersebut berada di aliran sungai Kalilo.

Guna menghindari terjadinya luapan susulan, Pemkab pun bakal melakukan normalisasi di Sungai Kalilo.

"Selain curah hujan yang tinggi, luapan kemarin itu juga disebabkan adanya sidementasi di Sungai Kalilo," ungkap Guntur.

Langkah normalisasi bakal dipusatkan di bagian hilir yang berada di Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan. Pada bagian yang tak jauh dari bibir pantai itu, aliran sungai mengalami penyempitan dikarenakan meluasnya tumbuhan bakau.

"Besok, akan kami tata ulang agar populasi bakau tidak menghalangi aliran hilir Kalilo. Akan kami buat aliran sungai lagi, namun tetap berupaya menjaga bakau yang sudah ada. Juga akan dilakukan pengerukan pada tumpukan sidementasi," jelas Guntur.

Sementara itu, luapan sungai Kalilo yang sempat menggenangi rumah sejumlah warga telah mendapatkan penanganan secara intensif dari Tim SAR BPBD Banyuwangi, Tagana, relawan Dinas Sosial Banyuwangi dan sejumlah relawan dari sejumlah ormas.

"Alhamdulillah, setelah dilakukan penyedotan di sejumlah titik, kampung-kampung yang terendam airnya sudah surut. Semalam tim bekerja hingga pukul 01.30, dan berlanjut hingga tadi pagi. Warga yang terdampak juga kita bantu konsumsi," kata  Plt. Kepala Dinas Sosial Lukman Hadi.

"Bersama warga, kami membersihkan sisa-sisa kotoran yang hanyut bareng banjir. Lumpur-lumpur juga kami bersihkan. Siang tadi, alhamdulillah semua sudah selesai ditangani," imbuh Lukman.

Selain itu, pembersihan pasca terjadinya genangan juga telah dilakukan. Seperti halnya lumpur dan material yang tercecer di gang perkampungan telah diangkut.

"Petugas kebersihan juga sudah mengangkut sampah-sampah, terutama membersihkan kotoran yang ada di gorong-gorong" pungkas Lukman. (*)