Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI Kunjungi Banyuwangi, Pastikan Banyuwangi Layak Jadi Destinasi Halal Tourism

BANYUWANGI - Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) yang berkedudukan di Jakarta, mengunjungi Banyuwangi, Jumat (10/7/2020). Tujuannya untuk menggali informasi tentang Banyuwangi dan memastikan Banyuwangi layak untuk dimasukkan ke dalam program wisata halal tourism Amphuri, bersama beberapa kota lainnya seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Probolinggo (Bromo).

Saat ditemui Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Wakil Ketua Umum Amphuri, Imam Basori mengungkapkan ketertarikannya akan Banyuwangi. “Bulan Januari lalu, saya sudah berkeliling Banyuwangi. Termasuk mengunjungi Kawah Ijen dan blue fire-nya yang terkenal itu. Pokoknya rasa capeknya tertebus melihat keindahannya,” kata Imam.

Imam mengaku senang berada di Banyuwangi, sebab Banyuwangi punya tempat-tempat wisata yang begitu ramah terhadap muslim. Masjid mudah ditemui, kulinernya halal dan enak, tempat wisatanya bersih dan ada banyak pilihan destinasi. “Karena itu kedatangan saya kali ini bersama rombongan, ingin mendapatkan info sedalam-dalamnya tentang Banyuwangi, karena kami punya tekad untuk memasarkan halal tourism ke mancanegara, khususnya ke negara-negara di Timur Tengah. Dan kami ingin Banyuwangi masuk ke dalam promosi wisata halal kami,” tutur Imam.

Amphuri melihat, outdoor tourism menjadi muslim choice ke depannya. Amphuri optimis akan mampu menarik wisatawan manca negara lebih banyak lagi untuk datang ke Indonesia. Khususnya wisatawan dari Turki, Maroko, Aljazair, Tunisia, seluruh Afrika, seluruh Timur Tengah dan negara-negara Eropa Muslim. Saat ini tamu Timur Tengah yang berkunjung ke Indonesia baru mencapai 18 juta orang. Amphuri optimis, ke depan akan lebih banyak lagi wisatawan Timur Tengah yang akan datang ke Indonesia, termasuk Banyuwangi di dalamnya. “Kami sangat mencintai Banyuwangi. Semoga kerjasama antara Amphuri dengan Banyuwangi bisa terus berlanjut,”ujar Imam.

Dalam kesempatan itu, Amphuri juga mengajak kru Indonesia Halal Discovery Channel (IHDC), sebuah unit kewirausahaan milik Amphuri, dengan hostnya yang asal Toronto, Kanada, Iqra Yunus Palejwala. Selain itu juga ada Badarudin, seorang youtuber yang intensif menyuarakan halal tourism Indonesia dalam setiap video youtubenya.

Host IHDC, Iqra Yunus Palejwala mengatakan, kunjungan ke Banyuwangi ini dimanfaatkan timnya untuk mengambil  video recording tentang Banyuwangi. “Kami mengambil beberapa video recording tentang Banyuwangi untuk kami promosikan ke mancanegara. Ini lho, Indonesia punya wisata halal yang layak dikunjungi, salah satunya Banyuwangi yang dikenal sebagai ‘The City of Festival. Kami yakin ini akan menjadi hal yang menarik dan diminati wisatawan muslim yang datang ke Indonesia. Sebab selama ini kebanyakan, beberapa destinasi hanya mengakomodir wisatawan non muslim daripada yang muslim,” beber Iqra yang juga mengikuti program pertukaran mahasiswa di Universitas Islam Negeri Hidayatullah, Jakarta.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik kunjungan tersebut. “Banyuwangi terus berbenah, tapi segmentasi pariwisata kami memang outdoor tourism atau pariwisata berbasis alam/ecotourism. Orang yang datang ke Banyuwangi akan menikmati keragaman destinasi wisata alam yang ada, seperti Kawah Ijen, Pulau Merah, Taman Nasional Meru Betiri dan Alas Purwo, berbagai pantai serta perkebunan. Jangan kuatir untuk membawa wisatawan Timur Tengah ke Banyuwangi, karena di sini hotel-hotel kami juga dilengkapi dengan masjid atau musholla sebagai sarana ibadah. Makanan-makanannya pun juga makanan halal,” tutur Anas.

Anas juga menyebut beberapa festival yang digagas Banyuwangi yang bisa dinikmati wisatawan muslim. Di antaranya Banyuwangi Bersholawat bersama Habib  Syekh, Refleksi Akhir Tahun yang selalu mendatangkan ulama-ulama terkenal untuk mengisi malam pergantian tahun dengan doa bersama, serta Arabian Street Food (Arasfo) yang rutin digelar setiap malam Minggu.

Rombongan Amphuri ini menghabiskan waktu dua hari di Banyuwangi dan menyempatkan diri untuk gowes bersama di areal perkebunan Kali Bendo. Total ada 90 orang anggota rombongan yang mengikuti touring dengan  menempuh jalan darat. (*)